Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

KRI Semarang-594 Bawa 25 Truk Bantuan Gempa NTT ke Labuan Bajo

KRI Semarang-594 kembali mengangkut 25 truk bantuan dari Jakarta menuju Labuan Bajo untuk masyarakat terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur. Muatan akan diserahkan dan didistribusikan melalui BNPB serta Lanal Labuan Bajo.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — KRI Semarang-594 kembali membawa bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan akan menurunkan muatan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Senin, 7 September 2026. Kapal perang TNI Angkatan Laut itu mengangkut 25 truk bantuan dari Jakarta untuk selanjutnya diserahkan dan didistribusikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Labuan Bajo, menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI).

Komandan KRI Semarang-594 Letnan Kolonel Laut (P) Eko Yudi Mardiyanto mengatakan pelayaran ini merupakan bagian dari operasi penanggulangan bencana gempa bumi NTT. Ia menyebut operasi tersebut dilaksanakan atas perintah Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) bersama BNPB untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak.

Menurut Eko, kapal membawa bahan kontak berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan lain yang diperlukan warga setelah gempa. Bantuan diangkut menggunakan truk untuk memudahkan distribusi lanjutan dari Labuan Bajo ke berbagai titik di Flores dan wilayah terdampak lain di NTT.

Pengiriman bantuan lewat jalur laut

Pelayaran Jakarta–Labuan Bajo membuat KRI Semarang-594 dapat memindahkan bantuan dalam jumlah besar sekaligus, termasuk kendaraan pengangkut logistik. Dalam operasi ini, kapal perang tersebut berfungsi sebagai sarana pergeseran bantuan menuju wilayah penanganan di NTT sebelum muatan diteruskan melalui BNPB dan Lanal Labuan Bajo.

Menurut data yang disampaikan Eko Yudi Mardiyanto dan diberitakan RRI, KRI Semarang-594 telah dua kali membawa bantuan ke Labuan Bajo untuk korban gempa NTT. Pada pelayaran sebelumnya, kapal tersebut mengangkut 15 truk bantuan. Pada pelayaran terkini, jumlahnya meningkat menjadi 25 truk.

  • Jumlah truk bantuan dalam pelayaran kali ini: 25 unit.
  • Rute pelayaran: Jakarta–Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
  • Penyalur lanjutan: BNPB dan Lanal Labuan Bajo.
  • Muatan utama: makanan, pakaian, dan kebutuhan lain pascabencana.

RRI mencatat bahwa pelayaran bantuan ini berkaitan langsung dengan penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. BNPB dalam berbagai keterangan resmi dan diberitakan sejumlah media melaporkan korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai 111 jiwa pada akhir Agustus 2026, dengan ratusan korban luka dan lebih dari seratus ribu warga mengungsi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut bantuan logistik untuk korban gempa dikirim melalui berbagai moda, termasuk pesawat TNI Angkatan Udara, kapal laut, dan jalur darat. Hingga 30 Agustus 2026, BNPB mencatat total bantuan yang masuk hampir 2.000 ton, dengan sebagian dikirim melalui kapal laut.

Arah bantuan untuk pemulihan

Operasi pengiriman bantuan menggunakan KRI Semarang-594 menjadi bagian dari dukungan jangka menengah untuk pemulihan pascabencana. Menurut BNPB, selain kebutuhan pangan dan logistik, pemerintah menyiapkan bantuan untuk perbaikan hunian, fasilitas umum, dan infrastruktur yang rusak akibat gempa di sejumlah kabupaten di NTT.

Pendistribusian bantuan dari Labuan Bajo dan titik lain di NTT dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi akses darat, pelabuhan, dan kebutuhan pengungsi di berbagai wilayah. BNPB menyatakan hampir seluruh bantuan yang masuk telah didistribusikan, dengan prioritas pada kebutuhan dasar, tempat tinggal sementara, dan layanan kesehatan.

Serangkaian gempa susulan masih terjadi di NTT setelah gempa utama 15 Agustus 2026. Data BNPB yang dikutip media menunjukkan ribuan gempa susulan tercatat, sebagian dirasakan masyarakat. Kondisi ini membuat pemerintah terus mempertahankan status siaga dan mempertahankan dukungan logistik ke wilayah terdampak.

KRI Semarang-594 diproyeksikan tetap menjadi salah satu tulang punggung pengiriman bantuan lewat laut ke Labuan Bajo dan wilayah lain di NTT selama masa tanggap darurat dan awal pemulihan pascagempa.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.