Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Kemensos Salurkan Rp609 Juta untuk Penyintas Bencana di Empat Kabupaten NTT

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sekitar Rp609,08 juta bagi penyintas bencana di Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, dan Nagekeo.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai sekitar Rp609,08 juta bagi penyintas bencana di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, melalui kegiatan penyerahan simbolis di Labuan Bajo pada Rabu, 16 September 2026, bersama sejumlah organisasi perempuan dan komunitas sosial.

Bantuan ditujukan kepada warga terdampak gempa, banjir, dan kebakaran, termasuk anak yatim, penyandang disabilitas, lanjut usia, serta kelompok rentan lain di empat kabupaten tersebut.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Fatma Saifullah Yusuf, menyatakan bahwa bantuan mencakup santunan bagi keluarga korban meninggal dunia, bantuan untuk korban luka berat, paket sembako, perlengkapan sekolah, serta dukungan pemulihan bagi anak-anak.

Rincian bantuan

Menurut penjelasan Kemensos dan Fatma Saifullah Yusuf, santunan kematian diberikan kepada dua ahli waris korban meninggal dunia, masing-masing sebesar Rp15 juta.

Korban luka berat menerima bantuan tunai sebesar Rp5 juta per orang. Di Manggarai Barat, santunan ini diberikan kepada 58 penerima luka berat.

Detik Bali melaporkan bahwa total santunan untuk 58 korban luka mencapai Rp450 juta, disertai penyaluran 300 paket sembako dan 200 paket perlengkapan sekolah sebagai bagian dari bantuan Kemensos senilai lebih dari Rp609 juta. RRI menyebut nilai total penyaluran mencapai Rp609,08 juta, termasuk bantuan sembako, perlengkapan sekolah, serta program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi kelompok rentan.

Dalam skema ATENSI, Kemensos menyalurkan dua kursi roda bagi penyandang cerebral palsy, sembilan alat bantu dengar, serta paket tambahan nutrisi dan hygiene kit untuk lansia dan penyandang disabilitas di wilayah terdampak.

Tribun Kupang menulis bahwa sekitar 400 penerima manfaat dari Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo terlibat dalam kegiatan sosial di Labuan Bajo yang dipimpin Fatma Saifullah Yusuf.

Peran organisasi dan bentuk dukungan

Kegiatan penyaluran bantuan di Labuan Bajo melibatkan Dharma Wanita Persatuan Kemensos serta sejumlah organisasi dan komunitas sosial yang bekerja sama mendukung penyintas bencana.

Sejumlah organisasi perempuan dan komunitas memberikan dukungan tambahan di luar paket bantuan Kemensos, antara lain bantuan makanan siap saji, bantuan tunai, dan sembako dengan total puluhan juta rupiah, sebagaimana dilaporkan dalam pemberitaan mengenai gerakan PALAPA Peduli NTT.

Penyaluran dan dukungan pemulihan

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Labuan Bajo dan dilanjutkan dengan penyaluran melalui pemerintah daerah serta tim lapangan Kemensos ke warga terdampak di Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, dan Nagekeo.

Media Indonesia dan Tribun Kupang memberitakan bahwa kegiatan sosial tersebut juga menyediakan dukungan psikososial dan hiburan bagi anak-anak penyintas, melalui permainan dan pemberian hadiah untuk membantu proses pemulihan setelah bencana.

Bantuan Rp609,08 juta ini melengkapi dukungan Kemensos yang lebih luas untuk penanganan darurat gempa bumi di NTT, yang sebelumnya dilaporkan mencapai sekitar Rp14,6 miliar dalam bentuk logistik, dapur umum, dan santunan bagi korban di sejumlah kabupaten.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.