Kalbe Salurkan 1,45 Ton Bantuan Kesehatan untuk Korban Gempa NTT
Kalbe menyalurkan 1,45 ton bantuan kesehatan bagi sekitar 10.000 warga terdampak gempa di Ngada dan Nagekeo pada 14 September 2026. Bantuan berisi vaksin, obat, vitamin, nutrisi, dan alat kesehatan.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — PT Kalbe Farma menyalurkan 1,45 ton bantuan kesehatan untuk korban gempa di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada 14 September 2026. Bantuan itu ditujukan bagi sekitar 10.000 warga terdampak dan berisi vaksin, obat-obatan, vitamin, nutrisi, serta alat kesehatan.
Sejumlah media lokal dan nasional yang mengutip pernyataan perusahaan melaporkan distribusi dilakukan ke Bajawa, Maronggela, dan Riung di Kabupaten Ngada, serta Nggolonio di Kabupaten Nagekeo. Kalbe juga disebut menggandeng Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara, Wiby Foundation, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat, dan Institut Media Digital EMTEK dalam penyaluran bantuan.
Dalam laporan yang beredar, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada dan Loka POM setempat turut mendukung distribusi bantuan agar penyalurannya tepat sasaran. Kalbe menyebut langkah itu sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga akses layanan kesehatan di situasi darurat.
Bantuan ini hadir setelah gempa kuat mengguncang Flores dan memicu penanganan darurat di sejumlah kabupaten. Survei lapangan BMKG pada 15–25 Agustus 2026 mencatat tujuh kabupaten terdampak, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.
BMKG juga menyebut episenter gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Pada periode darurat itu, BNPB melaporkan distribusi bantuan logistik terus berlangsung ke wilayah-wilayah terdampak di Flores.
Selain bantuan Kalbe, berbagai lembaga pemerintah dan organisasi sosial juga menyalurkan dukungan untuk penyintas gempa. Di Ngada, BULOG Bajawa sebelumnya menuntaskan penyaluran beras Cadangan Beras Pemerintah bagi warga terdampak, sementara BNPB mencatat penanganan darurat masih berjalan di beberapa kabupaten di Flores.
Kalbe sebelumnya pernah menjalankan program pemeriksaan kesehatan di Kabupaten Ngada pada 2025. Penyaluran bantuan kesehatan terbaru ini menunjukkan respons lanjutan perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah yang masih memulihkan diri dari dampak gempa.
Sumber
Berita berikutnya
Unika Santu Paulus Ruteng Mulai Tahun Ajaran Baru dengan Kuliah Daring
Perkuliahan tahun ajaran baru di Unika Santu Paulus Ruteng dimulai 14 September 2026 secara daring karena gedung kampus di Ruteng rusak akibat gempa 1…
Baca juga



