Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Gubernur NTT Tekankan Percepatan Verifikasi Data Kerusakan Gempa Flores

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menargetkan finalisasi dan verifikasi data kerusakan akibat gempa di Flores berlangsung sepanjang September dan rampung awal Oktober 2026, sebagai dasar pengusulan bantuan ke pemerintah pusat dan…

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Labuan Bajo — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meminta pemerintah kabupaten di wilayah terdampak gempa Flores mempercepat pendataan dan verifikasi kerusakan sebagai dasar pengusulan bantuan ke pemerintah pusat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dalam Rapat Percepatan Penanganan Darurat Bencana Gempa Flores di Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis, 10 September 2026, Laka Lena menegaskan bahwa data kerusakan harus segera difinalisasi dan disusun secara menyeluruh agar tidak ada masyarakat maupun fasilitas publik yang terlewat dari pendataan, menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang.

Gubernur menekankan bahwa penanganan bencana harus didasarkan pada analisis data yang riil dan akurat. Ia mengingatkan agar pendataan tidak dipengaruhi kepentingan politik maupun alasan lain di luar ketentuan teknis penanganan bencana.

Menurut pemberitaan RRI Kupang, data rumah terdampak di wilayah gempa disusun by name by address dan dilengkapi dokumentasi visual. Seluruh data ditargetkan difinalisasi sehingga sebelum Oktober 2026 usulan penanganan dapat diajukan kepada pemerintah pusat dan DPR.

Rakor dan koordinasi pemulihan di Ngada

Sejumlah pertemuan koordinasi penanganan dan pemulihan pascagempa juga berlangsung di Kabupaten Ngada. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT mendampingi Gubernur dalam pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Ngada di Kantor Bapperida Ngada, Rabu, 9 September 2026, untuk mengecek kondisi pengungsi, menghimpun data kerusakan, dan membahas langkah pemulihan di berbagai sektor, menurut keterangan resmi Dinas Pertanian NTT.

Pertemuan itu menjadi bagian dari rangkaian penanganan pascagempa Flores. Pemerintah daerah diminta memetakan kondisi pengungsi dan berbagai jenis kerusakan sesuai kebutuhan penanganan, termasuk kerusakan rumah, fasilitas umum, serta sarana pelayanan dasar.

Sebelumnya, rapat koordinasi tanggap darurat di Ngada juga menegaskan pentingnya data akurat sebagai kunci usulan bantuan. Dalam rapat tersebut, Gubernur Laka Lena menyampaikan bahwa pendataan kerusakan rumah harus dilakukan secara menyeluruh sebagai dasar pengusulan bantuan ke pemerintah pusat melalui BNPB, menurut laporan media lokal Flores.

Perpanjangan masa tanggap darurat dan verifikasi rumah rusak

Pemerintah Kabupaten Ngada memperpanjang masa tanggap darurat gempa selama tiga hari hingga 15 September 2026. Dalam masa ini, pemerintah daerah mencatat lebih dari 200 kepala keluarga mengalami kerusakan rumah kategori berat, dan pembangunan hunian sementara ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu setengah bulan, berdasarkan keterangan Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi NTT.

BNPB menyebutkan bahwa secara keseluruhan 98.986 rumah di NTT tercatat terdampak gempa dan sedang menjalani proses verifikasi. Dalam konferensi pers 8 September 2026, BNPB menjelaskan 51.591 rumah telah diverifikasi, dengan sebagian masuk kategori rusak berat, sedang, dan ringan, serta puluhan ribu lainnya tidak masuk kriteria kerusakan.

Untuk Kabupaten Ngada, verifikasi sementara mencakup 7.544 rumah dari 12.297 rumah dalam data awal. Dari jumlah tersebut, 126 rumah tercatat rusak berat, 911 rusak sedang, 2.910 rusak ringan, dan 3.597 rumah tidak mengalami kerusakan, menurut laporan BNPB yang dikutip sejumlah media nasional.

Gubernur Laka Lena kemudian menyatakan bahwa seluruh rangkaian verifikasi dan uji publik data kerusakan di Flores ditargetkan selesai pada rentang waktu September hingga awal Oktober 2026. Ia meminta pemerintah kabupaten memastikan proses pendataan dan verifikasi dilakukan terbuka, disertai dokumentasi, dan menjadi rujukan bagi penyaluran bantuan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.