Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

BUMDes Wolokota Utamakan Hasil Telur untuk Biaya Pakan

BUMDes Wolokota di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, memprioritaskan hasil penjualan telur ayam untuk memenuhi kebutuhan pakan agar usaha ayam petelur tetap berjalan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Labuan Bajo — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wolokota, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, memprioritaskan hasil penjualan telur ayam untuk memenuhi kebutuhan pakan guna menjaga keberlanjutan usaha ayam petelur.

Ketua BUMDes Wolokota, Hironimus Wowa, mengatakan hasil penjualan telur yang diperoleh saat ini dikumpulkan terlebih dahulu untuk membiayai pakan sebelum pengurus memikirkan pengembangan usaha lain.

“Cara saya sebagai ketua itu, bagaimana kita mengumpulkan uang dari hasil telur ini, sebagiannya kita pikirkan dulu pakannya. Jangan sampai ke depannya uang yang digunakan untuk pakan ini habis,” ujar Hironimus dalam wawancara pada Jumat, 18 September 2026.

Menurut Hironimus, ketersediaan pakan menjadi kebutuhan utama agar usaha ayam petelur dapat terus berjalan tanpa gangguan.

Pada tahap awal, pemasaran telur menyasar warga Desa Wolokota.

Menurut laporan RRI, jangkauan penjualan kemudian meluas ke keluarga warga Wolokota yang tinggal di Ende serta beberapa desa tetangga.

Penjualan Telur dan Arah Pengembangan Usaha

RRI melaporkan BUMDes Wolokota memfokuskan penggunaan pendapatan dari telur untuk memperkuat usaha ayam petelur.

Pengurus belum mengarahkan hasil penjualan telur untuk membuka unit usaha baru karena biaya pengelolaan dan kebutuhan pakan harus dipenuhi secara berkelanjutan.

Dalam wawancara yang sama, Hironimus menjelaskan fokus utama saat ini adalah menjaga keberlanjutan usaha dengan memastikan biaya pakan selalu tersedia.

RRI tidak merinci jumlah ayam yang dikelola, harga jual telur per rak, maupun total nilai penjualan yang telah diterima BUMDes.

Pendanaan Desa dan Tantangan Pengelolaan

RRI menyebut usaha ayam petelur BUMDes Wolokota dikembangkan sebagai bagian dari upaya desa memperkuat kegiatan ekonomi lokal melalui pengelolaan usaha milik desa.

Portal Satu Data BUMDes Ende mencatat sejumlah BUMDes di Kabupaten Ende yang mengembangkan usaha peternakan ayam petelur, meski data rinci untuk BUMDes Wolokota belum tersedia di laman tersebut.

Keberadaan data itu menunjukkan dukungan pemerintah kabupaten terhadap pengembangan unit usaha peternakan melalui skema modal desa dan penguatan BUMDes.

Dalam konteks tersebut, kebijakan BUMDes Wolokota memprioritaskan pakan dari hasil penjualan telur menjadi salah satu cara menjaga agar usaha tetap berjalan meskipun pengurus masih belajar mengelola usaha peternakan.

Strategi Ke Depan

Hironimus menyebutkan, penambahan skala usaha akan dipertimbangkan jika pemasaran mampu menyerap produksi secara berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya membaca kebutuhan pasar sebelum mengambil keputusan menambah jumlah ayam atau mengembangkan jenis usaha lain.

Dengan strategi mengamankan biaya pakan terlebih dahulu, BUMDes Wolokota berupaya meminimalkan risiko gangguan operasional dan membangun dasar usaha yang lebih kuat sebelum memperluas kegiatan ekonomi desa.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.