Bantuan untuk 234 Keluarga Nggilat Dikirim Lewat Jalur Laut
Polres Manggarai Barat menyalurkan bantuan logistik untuk 234 keluarga terdampak gempa di Desa Nggilat melalui jalur laut pada 2 September 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Kepolisian Resor Manggarai Barat menyalurkan bantuan logistik kepada 234 keluarga terdampak bencana di Desa Nggilat, Kecamatan Macang Pacar, melalui jalur laut pada Rabu, 2 September 2026, bukan pada Sabtu, 5 September seperti disebut dalam informasi awal.
Menurut laporan RRI, bantuan dikirim karena akses darat ke Desa Nggilat masih sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Tribun Flores memberitakan, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai Barat menggunakan perahu motor ketinting milik warga untuk menembus jalur pesisir menuju desa tersebut.
RRI mencatat, bantuan diberangkatkan dari Aula Markas Komando Polres Manggarai Barat sekitar pukul 16.00 WITA menggunakan kendaraan pikap menuju Pantai Ketentang di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Tribun Flores melaporkan, setiba di pesisir sekitar pukul 17.30 WITA, logistik langsung dipindahkan ke perahu ketinting sebelum menyeberangi perairan menuju Nggilat.
Isi Bantuan dan Sasaran
RRI dan Tribun Flores menulis, bantuan ditujukan untuk 234 kepala keluarga yang terdampak gempa bumi di Desa Nggilat. Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Tobing menyatakan, bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk kelompok rentan seperti bayi, perempuan, dan lansia.
Logistik yang dibawa mencakup beras, paket sembako, mi instan, biskuit, air mineral, susu bayi, popok bayi, pembalut wanita, tisu, serta selimut. Tribun Flores merinci, bantuan terdiri antara lain dari 135 karung beras kemasan lima kilogram, 22 dus paket sembako, 20 dus mi instan, 10 dus biskuit Kelapa Hijau, lima dus biskuit Roma, dan 10 dus air mineral. Polisi juga membawa 10 dus susu bayi, tiga dus popok bayi, 11 dus pembalut wanita, 10 dus tisu wajah, lima dus tisu kering, empat dus tisu basah, serta 540 lembar selimut.
Menurut RRI, bantuan diterima pemerintah desa dan akan disalurkan kepada seluruh warga terdampak secara transparan dan tepat sasaran. Tribun Flores menulis, bantuan itu disiapkan untuk mendukung masa pemulihan pascabencana di Desa Nggilat.
Cuaca dan Akses Wilayah Nusa Tenggara Timur
Dalam laporan terpisah, RRI Kupang mengutip prakirawan BMKG Listy Aziza Kurnianingrum yang mengingatkan masyarakat mewaspadai angin kencang di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Manggarai Barat, pada Rabu, 16 September 2026. Angin diperkirakan bertiup dari timur hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 15 hingga 50 kilometer per jam.
BMKG melalui RRI menjelaskan, cuaca di NTT pada pagi hari umumnya cerah hingga cerah berawan, siang hingga sore cerah hingga berawan, dan malam hingga dini hari cerah hingga berawan tebal. Suhu udara di NTT berkisar 19 hingga 33 derajat Celsius, sedangkan wilayah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada berada pada kisaran 15 hingga 26 derajat Celsius.
Prakirawan BMKG mengimbau warga di wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang dan kabut untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah serta memantau informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan atau kegiatan di ruang terbuka. Kondisi angin kencang dan gelombang laut yang dapat meningkat menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dalam kegiatan distribusi logistik di wilayah pesisir NTT.
Informasi tentang bantuan ke Desa Nggilat dan peringatan cuaca di NTT menunjukkan pentingnya koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan lembaga meteorologi dalam memastikan bantuan kemanusiaan tetap menjangkau warga terdampak dengan mempertimbangkan keselamatan perjalanan.
Sumber
- RRI.co.id - Kapolres Manggarai Barat Kirim Bantuan Logistik ke Warga Nggilat lewat Jalur Laut
- TribunFlores.com - Akses Darat ke Desa Nggilat Manggarai Barat Sulit, Polisi Bawa Bantuan Lewat Laut Pakai Perahu
- tvOnenews.com - Akses Darat Lumpuh Pascagempa, Polda NTT Kirim Bantuan ke Nggilat Lewat Jalur Laut
Berita berikutnya

Pendapatan Mabar Turun Rp47,36 Miliar di Perubahan APBD 2026
Pendapatan daerah Manggarai Barat dalam rancangan Perubahan APBD 2026 berkurang Rp47,36 miliar. Pendapatan transfer turun, target PAD naik, dan penyes…

