14 Personel Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto
Sebanyak 14 personel Sat Samapta Polres Ende mendirikan tenda darurat di SDK Pu’ubheto, Desa Rukuramba, Kecamatan Ende, NTT, pada Senin, 7 September 2026.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Sebanyak 14 personel Satuan Samapta Polres Ende mendirikan tenda darurat di SDK Pu’ubheto, Dusun Pu’ubheto, Desa Rukuramba, Kecamatan Ende, Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 7 September 2026, untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar pascagempa.
Pendirian tenda dipimpin Kepala Satuan Samapta Polres Ende Iptu Jacob Steven Bessie. Personel mulai bekerja sekitar pukul 11.30 WITA dan menyelesaikan pemasangan pada pukul 14.05 WITA dalam situasi yang dilaporkan aman dan kondusif.
Menurut laporan FloresPos.net dan lembaga penyiaran publik RRI Ende, tenda darurat disiapkan sebagai ruang belajar sementara agar siswa dan guru dapat melanjutkan proses pembelajaran tanpa menunggu perbaikan bangunan sekolah yang terdampak gempa.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata menjelaskan pengerahan personel merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap sektor pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebut fasilitas darurat itu diharapkan membantu sekolah menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan lancar dan aman bagi siswa serta guru.
Dukungan untuk kegiatan belajar
Kepala SDK Pu’ubheto Blasius Fide menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Ende dan jajaran atas dukungan pendirian tenda. Menurut Blasius, ruang belajar sementara tersebut penting untuk menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah ketika ruang kelas permanen belum dapat digunakan sepenuhnya.
“Semoga ini bermanfaat untuk anak-anak, masa depan bangsa,” kata Blasius, seperti dikutip dari FloresPos.net.
Data utama pendirian tenda darurat di SDK Pu’ubheto yang dilaporkan adalah:
- Jumlah personel yang dikerahkan: 14 anggota Sat Samapta Polres Ende.
- Waktu mulai pemasangan: Senin, 7 September 2026 pukul 11.30 WITA.
- Waktu selesai pemasangan: sekitar pukul 14.05 WITA.
- Lokasi: halaman SDK Pu’ubheto, Dusun Pu’ubheto, Desa Rukuramba, Kecamatan Ende.
RRI Ende menempatkan kegiatan ini dalam rangkaian respons kepolisian terhadap gangguan aktivitas pendidikan akibat gempa di wilayah Ende dan sekitarnya. Dalam sejumlah laporan, Polres Ende dan satuan-satuan di bawahnya mendirikan tenda darurat di beberapa sekolah dan fasilitas pendidikan sebagai solusi sementara agar kegiatan belajar tidak terhenti.
Dalam keterangan Polres Ende yang dikutip media, kepolisian menyatakan siap melanjutkan pengawalan dan pelayanan bagi masyarakat terdampak gempa, termasuk dukungan terhadap sarana pembelajaran di sekolah-sekolah yang masih memerlukan ruang belajar sementara.
Konteks pascagempa di Pu’ubheto
Pendirian tenda darurat di SDK Pu’ubheto dilakukan setelah gempa di wilayah Ende mengganggu pemanfaatan ruang belajar di sekolah tersebut. Menurut laporan RRI Ende, tenda dirakit dan dipasang pada hari yang sama oleh Satuan Samapta Polres Ende sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pembelajaran di daerah terdampak.
Media lokal melaporkan, Dusun Pu’ubheto dan Desa Rukuramba merupakan salah satu titik terdampak gempa, sehingga aparat bersama masyarakat melakukan berbagai langkah pemulihan, mulai dari pembersihan puing hingga penyediaan tenda darurat untuk kebutuhan pendidikan dan hunian sementara.
Pendirian tenda di SDK Pu’ubheto menambah daftar intervensi darurat di sektor pendidikan di Kabupaten Ende, di mana sebelumnya Polres Ende juga mendirikan tenda belajar sementara di sejumlah sekolah lain yang terkena dampak gempa.
Sumber
Berita berikutnya
KSP Kopdit Obor Mas Alokasikan Rp200 Juta Bantuan Gempa Flores
KSP Kopdit Obor Mas menyiapkan dana bantuan Rp200 juta untuk anggota dan warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Palue, Nagekeo, Manggarai, dan Manggar…
Baca juga


