Pemkab Manggarai Barat Susun DOD untuk Cabor PON 2028
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mulai menyiapkan Desain Olahraga Daerah sebagai pedoman pembangunan olahraga dan persiapan menjadi tuan rumah cabang sepak bola putri dan layar pada PON 2028.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyiapkan Desain Olahraga Daerah (DOD) sebagai pedoman pembangunan olahraga sekaligus persiapan menjadi tuan rumah cabang sepak bola putri dan layar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Penyusunan DOD dibahas dalam rapat yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Manggarai Barat di Ruangan Rapat MBG, Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis, 17 September 2026, dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah.
Menurut laporan RRI Ende, Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai Barat Pius Baut meminta Dinas PKO menyiapkan kebutuhan DOD secara terukur, termasuk tahapan, target, dan durasi pelaksanaannya, agar arah pembangunan olahraga sejalan dengan target nasional.
Dalam rapat itu Pius menyebut penyusunan DOD menjadi tahap awal untuk menyamakan persepsi antar-pihak yang terlibat sebelum pelaksanaan PON 2028.
DOD jadi pedoman pembangunan olahraga daerah
Kepala Dinas PKO Manggarai Barat Agustinus Gias menjelaskan DOD diarahkan menjadi pedoman tata kelola olahraga yang melibatkan pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), akademisi, dan sektor swasta.
Agustinus mengatakan DOD diharapkan melahirkan langkah strategis untuk mempersiapkan penyelenggaraan PON 2028, termasuk melalui penyusunan Peraturan Bupati tentang DOD sebagai dasar hukum pelaksanaan.
Menurut paparan Dinas PKO yang dikutip InfoMabar, kerangka DOD mencakup empat pilar pembinaan olahraga: olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, olahraga prestasi, dan industri olahraga.
Desain tersebut tidak hanya berfokus pada prestasi atlet. Pemerintah daerah mengarahkan DOD untuk meningkatkan kebugaran dan partisipasi masyarakat, mengoptimalkan identifikasi bakat atau talent scouting, memperkuat kapasitas pembinaan atlet, serta mengembangkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.
Road map disiapkan sebelum desain
Sebelum masuk pada tahap penyusunan DOD, Dinas PKO bersama organisasi perangkat daerah terkait sepakat menyiapkan road map pembangunan olahraga daerah sebagai pijakan.
Data sekunder dari berbagai perangkat daerah akan dihimpun dan dianalisis sebagai bahan penyusunan road map dan DOD, dengan kemungkinan melibatkan pakar yang memiliki kompetensi di bidang olahraga.
Menurut InfoMabar, DOD juga diarahkan untuk menghubungkan olahraga dengan sektor pariwisata dan perekonomian daerah, antara lain melalui pengembangan sport tourism, wisata olahraga, dan kegiatan komunitas.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Manggarai Barat sebagai salah satu tuan rumah PON 2028 untuk cabang olahraga sepak bola putri dan layar, sekaligus memanfaatkan posisi daerah itu sebagai destinasi wisata nasional.
Sumber
Berita berikutnya
BMKG Ingatkan Angin Kencang di Delapan Wilayah NTT
BMKG El Tari Kupang mengingatkan potensi angin kencang di delapan wilayah NTT pada Selasa, 15 September 2026. Manggarai Barat termasuk dalam daerah ya…

