Pemkab Manggarai Barat Gelar Pemagangan Pariwisata di Sembilan Hotel
Pemkab Manggarai Barat menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Lombok Timur untuk menjalankan Program Pemagangan Destinasi Wisata Super Prioritas Labuan Bajo.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan sumber daya manusia lokal untuk industri pariwisata melalui Program Pemagangan Destinasi Wisata Super Prioritas Labuan Bajo yang melibatkan sembilan hotel di kota itu.
Dalam keterangan tertulis yang diterima sebuah media nasional pada Jumat, 14 Juli 2023, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi membuka kegiatan pemagangan dan meminta pengusaha serta investor pariwisata di Labuan Bajo menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal di sektor perhotelan.
Menurut pemberitaan tersebut, kegiatan pemagangan diikuti anak-anak muda Manggarai Barat dan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan tenaga kerja industri perhotelan Labuan Bajo. Program ini sejalan dengan kebijakan kabupaten yang mendorong investasi akomodasi sekaligus penyerapan tenaga kerja lokal di destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo.
Kerja sama pemkab dan balai pelatihan vokasi
Program pemagangan ini dilaksanakan pemerintah kabupaten bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur sebagai satuan kerja pelatihan vokasi di bawah Kementerian Ketenagakerjaan. Kegiatan pemagangan di Labuan Bajo merupakan bagian dari skema pemagangan destinasi wisata yang dijalankan BPVP di berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sektor perhotelan dan restoran.
Pemerintah kabupaten menyebut pemagangan sebagai salah satu cara menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan dasar perhotelan sehingga dapat mengisi peluang kerja yang muncul dari pertumbuhan hotel dan usaha wisata di Labuan Bajo.
Bupati Edistasius Endi sebelumnya menegaskan bahwa tingginya investasi perhotelan di Labuan Bajo dipengaruhi penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional, dan pemerintah menjamin ketersediaan infrastruktur pendukung investasi tersebut. Dalam kebijakan tata ruang, pemerintah daerah juga menyiapkan regulasi yang mempermudah perizinan usaha dan pemanfaatan ruang bagi investor pariwisata.
Penempatan peserta di sembilan hotel Labuan Bajo
Dalam kegiatan pemagangan Destinasi Wisata Super Prioritas Labuan Bajo, peserta ditempatkan di sembilan hotel di Labuan Bajo. Bupati Edistasius menyampaikan pesan kepada jajaran human resource development (HRD) hotel yang hadir agar komitmen memberi peluang kerja kepada anak-anak Manggarai Barat tetap dijaga.
Media nasional itu melaporkan bahwa pemagangan menyasar bidang-bidang operasional hotel seperti produk dan layanan makanan dan minuman, teknik (engineering), dan tata graha (housekeeping). Bidang tersebut merupakan fokus umum program pemagangan destinasi wisata yang dijalankan balai pelatihan vokasi di sektor perhotelan.
Pemerintah kabupaten menargetkan kegiatan pemagangan menghasilkan tenaga kerja lokal yang siap bersaing dan bekerja secara profesional di sektor pariwisata, sejalan dengan posisi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional.
Harapan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal
Dalam berbagai kesempatan, Bupati Edistasius Endi menekankan bahwa pembangunan pariwisata Labuan Bajo harus inklusif dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Ia meminta investor yang memperoleh izin usaha di Labuan Bajo untuk memenuhi komitmen penyerapan tenaga kerja lokal yang tinggi.
Pemkab Manggarai Barat melihat penguatan kualitas SDM lokal sebagai bagian dari upaya mengurangi pengangguran dan kesenjangan ekonomi antara desa dan kota di wilayah itu. Pemerintah berharap warga lokal tidak hanya menjadi penonton dari pertumbuhan industri, melainkan turut bekerja dan berusaha di sektor pariwisata.
Sejumlah kebijakan daerah, seperti pengembangan objek wisata baru dan penyusunan rencana detail tata ruang yang terhubung dengan sistem perizinan elektronik, diarahkan untuk mendukung iklim investasi sekaligus membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan masyarakat lokal dalam ekonomi pariwisata.
Sumber
Berita berikutnya
Dua Kajian Dorong Wisata Budaya Manggarai Barat Berbasis Komunitas
Dua kajian akademik menilai promosi budaya di Manggarai Barat dapat memperpanjang kunjungan wisatawan dan memberi manfaat ekonomi. Pengembangannya har…
Baca juga


