Bank Sampah G-Lingko Kelola 1,93 Ton Sampah di Labuan Bajo
Bank Sampah G-Lingko di Labuan Bajo mengelola 1,93 ton sampah sejak akhir Juni 2026. Bank ini memiliki 97 nasabah dan menerima sekitar 10 jenis sampah bernilai ekonomi.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Bank Sampah G-Lingko di bawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manggarai Barat telah mengelola 1,93 ton sampah sejak mulai mengumpulkan sampah pada akhir Juni 2026. Bank sampah ini diresmikan pada 7 September 2026 dan kini memiliki 97 nasabah.
Bank Sampah G-Lingko menerima sekitar 10 jenis sampah bernilai ekonomi. Material yang dikumpulkan antara lain botol kaca, botol plastik, dan kaleng aluminium. Sebagian besar nasabah berasal dari lingkungan DLH Manggarai Barat.
Program ini berawal dari inisiatif kegiatan Laksar yang mendorong penerapan konsep eco-office atau kantor ramah lingkungan. Pengelolaan sampah kemudian diarahkan untuk mengubah material yang biasanya dibuang menjadi sumber nilai ekonomi.
Pengelolaan sampah Labuan Bajo mulai punya nilai ekonomi
Bagi warga dan pelaku usaha di Labuan Bajo, keberadaan bank sampah memberi jalur pengumpulan yang lebih teratur untuk sampah yang masih dapat dipilah dan dijual. Model ini juga memperlihatkan bahwa pengurangan sampah dapat berjalan melalui lembaga daerah, bukan hanya melalui kegiatan bersih-bersih sesaat.
Namun, jangkauan program belum merata. Nasabah saat ini mayoritas merupakan pegawai, tenaga harian lepas, sopir, petugas kebersihan jalan, dan pekerja lapangan DLH Manggarai Barat. Dukungan United Nations Development Programme (UNDP) dan PT Catra Indonesia melalui Duitin turut disebut dalam peresmian Bank Sampah G-Lingko.
RRI melaporkan bank sampah ini dikelola DLH Kabupaten Manggarai Barat dan menerima sekitar 10 jenis sampah bernilai ekonomi. Laporan tersebut juga menyebut pengumpulan dimulai pada akhir Juni 2026, peresmian berlangsung pada 7 September 2026, serta total sampah yang dikelola mencapai 1,93 ton dengan 97 nasabah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga



