Kabar Labuan Bajo

Jumat, 6 November 2026

Lima Pekerja Flores Operasikan Cool Breeze di Kampung Baru

Cool Breeze Authentic Hotel di Kampung Baru, Labuan Bajo, menawarkan pengalaman tinggal di tengah permukiman nelayan dan berinteraksi dengan kehidupan warga setempat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong beranda panjang sebuah penginapan bernuansa bata dan bambu yang menghadap ke rimbun pepohonan hijau.
Ilustrasi: Lorong beranda panjang sebuah penginapan bernuansa bata dan bambu yang menghadap ke rimbun pepohonan hijau. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Labuan Bajo — Pengelola Cool Breeze Authentic Hotel menjelaskan pada 4 November 2026 bahwa tamu datang untuk merasakan kebudayaan Indonesia, hidup bersama warga, dan melihat kehidupan masyarakat setempat di kawasan Kampung Baru, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Penginapan ini berada di tengah permukiman nelayan Labuan Bajo. Konsepnya menawarkan pengalaman tinggal dekat dengan aktivitas warga, bukan menginap di hotel mewah yang terpisah dari lingkungan sekitar.

Ratnawati, pemilik Cool Breeze Authentic Hotel, mempertahankan karakter bangunan yang sudah ada lalu merenovasinya agar lebih nyaman bagi tamu. Pengalaman yang ditawarkan mencakup pengenalan terhadap kehidupan masyarakat pesisir, termasuk aktivitas warga yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.

Penginapan di Kampung Baru menghubungkan tamu dengan kehidupan warga

Konsep tersebut relevan bagi wisatawan yang ingin mengenal Labuan Bajo melalui interaksi sehari-hari di kawasan permukiman, bukan hanya melalui fasilitas hotel. Suasana kekeluargaan dan hubungan dengan lingkungan sekitar menjadi bagian dari pengalaman menginap.

Cool Breeze juga melibatkan masyarakat lokal dalam operasionalnya. Lima pekerja tetap yang membantu kegiatan hotel seluruhnya berasal dari Flores. Bagi pengelola, keberadaan penginapan seharusnya tidak hanya memberi keuntungan kepada pemilik, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar.

Pengalaman lokal turut hadir melalui makanan dan minuman. Tamu dapat menikmati kopi asli Flores yang didatangkan dari Colol, Kabupaten Manggarai Timur, serta pisang goreng dan hidangan lainnya.

Dengan pendekatan itu, penginapan di Kampung Baru menempatkan kehidupan pesisir sebagai bagian dari pengalaman wisata. Interaksi dengan warga, suasana permukiman nelayan, dan sajian lokal menjadi unsur yang ditawarkan kepada tamu.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata & TN Komodo

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.