Jalan Menuju Huntap Lewotobi di Kuhe Hampir Rampung
Jalan menuju Kuhe, lokasi hunian tetap penyintas erupsi Lewotobi di Flores Timur, sudah diaspal hingga ujung lokasi. Tersisa perapian bahu jalan sepanjang 500 meter.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Larantuka — Jalan menuju Kuhe, salah satu lokasi hunian tetap bagi penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, hampir rampung pada Kamis, 5 November 2026. Pengaspalan sudah mencapai ujung lokasi, sedangkan pekerjaan yang tersisa berupa perapian bahu jalan sepanjang 500 meter.
Ruas jalan yang dikerjakan PT Dewi Graha Indah itu memiliki panjang lebih dari 10 kilometer. Pejabat Pembuat Komitmen 4.5 Balai Pelaksana Jalan Nasional NTT, Viktor Nale, mengatakan hotmix telah selesai dan pekerjaan kini berfokus pada bahu jalan. Setelah seluruh pekerjaan tuntas, proyek akan memasuki serah terima sementara atau Provisional Hand Over (PHO) dari kontraktor kepada pemilik proyek.
Akses ini menghubungkan kawasan depan Kopdit San Dominggo menuju Kuhe. Petani desa mulai merasakan manfaatnya karena hasil bumi dapat diangkut lebih mudah melalui jalan yang sudah mulus.
Akses Kuhe memudahkan warga dan mendukung huntap
Kuhe telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Flores Timur sebagai salah satu lokasi pembangunan hunian tetap bagi penyintas Lewotobi. Karena itu, selesainya akses jalan menjadi kebutuhan langsung bagi warga yang akan tinggal di kawasan relokasi sekaligus bagi masyarakat sekitar yang menggunakan jalur tersebut.
Viktor menyebut pihaknya juga sedang menyurvei 10 titik rawan yang akan dilengkapi penerangan jalan. Saat keterangan diberikan, baru dua titik lampu yang tersedia, sementara delapan titik lainnya masih diperiksa untuk menentukan lokasi pemasangan.
Pengerjaan jalan sebenarnya ditargetkan selesai sebelum November. Namun, aktivitas angkutan material terhambat lebih dari sebulan akibat erupsi gunung dan gempa Flores pada 15 Agustus 2026.
Langkah berikutnya adalah menyelesaikan perapian bahu jalan sebelum dilakukan PHO. Penerangan pada titik-titik rawan juga masih menunggu hasil survei lapangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Berapa Rasio Elektrifikasi NTT dan Apa Artinya bagi Flores Raya?
Rasio elektrifikasi NTT pada triwulan I 2026 masih berbeda dari angka nasional. Berikut arti dua indikator listrik dan relevansinya bagi kabupaten-kab…
Terbaru di Flores Raya

Baca juga





