Kabar Labuan Bajo

Jumat, 6 November 2026

Wisatawan Labuan Bajo Diingatkan Memeriksa Legalitas Operator Wisata Bahari

Pengelola penginapan di Kampung Ujung mengingatkan wisatawan memeriksa legalitas penyedia jasa, kondisi kapal, dan perlengkapan keselamatan sebelum mengikuti wisata laut atau penyelaman.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pelampung penyelamat merah terpasang di dinding dek sebuah kapal.
Ilustrasi: Pelampung penyelamat merah terpasang di dinding dek sebuah kapal. · Foto: _ Whittington / Pexels

Kampung Ujung — Ratnawati, pengelola penginapan Cool Breeze, mengingatkan wisatawan untuk memeriksa legalitas penyedia jasa, kondisi kapal, dan kelengkapan keselamatan sebelum mengikuti perjalanan laut atau penyelaman pada 5 November 2026.

Mengapa ini penting: Wisatawan yang mengikuti perjalanan laut atau penyelaman di Labuan Bajo mendapat imbauan untuk memeriksa legalitas penyedia jasa, kondisi kapal, dan perlengkapan keselamatan sebelum berangkat.

Ratnawati menyampaikan imbauan itu dalam wawancara dengan RRI mengenai penginapan di Kampung Ujung. Ia meminta wisatawan tidak mudah percaya pada seluruh tawaran perjalanan wisata, terutama untuk aktivitas di laut dan penyelaman.

Menurut Ratnawati, perairan Labuan Bajo menawarkan daya tarik wisata sekaligus memiliki risiko yang perlu diperhatikan. Ia berharap pengawasan terhadap layanan wisata bahari diperkuat agar keamanan pengunjung menjadi prioritas.

Imbauan tersebut disampaikan ketika penertiban dan pengawasan kapal wisata menjadi perhatian pemerintah. Dalam laporan RRI pada 5 November 2026, Ahyar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Labuan Bajo mengatakan kepatuhan terhadap perizinan dan keselamatan pelayaran wajib dijalankan seluruh operator kapal wisata.

Ahyar menyatakan KSOP mendukung penertiban kapal wisata di Labuan Bajo. Ia juga mengatakan sebagian besar kapal wisata telah mengikuti arahan dan ketentuan KSOP, meski masih diperlukan kejelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sehari sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melaporkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menyoroti perizinan serta pengawasan kapal wisata di perairan Labuan Bajo. Pemerintah pusat dan daerah akan memperkuat koordinasi, sedangkan kapal yang tidak memenuhi persyaratan harus ditertibkan sesuai ketentuan.

Bagi wisatawan, pemeriksaan legalitas penyedia jasa, kondisi kapal, dan perlengkapan keselamatan menjadi bagian dari kehati-hatian sebelum mengikuti kegiatan wisata bahari.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata & TN Komodo

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.