Kabar Labuan Bajo

Rabu, 14 Oktober 2026

Komisi V Dorong Anggaran Rp1,1 Triliun untuk Rekonstruksi NTT

Komisi V DPR RI mendorong pemerintah memenuhi tambahan anggaran sekitar Rp1,1 triliun untuk rekonstruksi pascabencana Nusa Tenggara Timur melalui anggaran perubahan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan gulungan kawat baja berukuran besar di area industri terbuka dengan seorang pekerja helm putih.
Ilustrasi: Tumpukan gulungan kawat baja berukuran besar di area industri terbuka dengan seorang pekerja helm putih. · Foto: Willians Huerta / Pexels

Labuan Bajo — Komisi V DPR RI mendorong pemerintah memenuhi tambahan anggaran sekitar Rp1,1 triliun untuk rekonstruksi pascabencana di Nusa Tenggara Timur dalam kunjungan kerja di Labuan Bajo pada 9 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Pemenuhan anggaran melalui anggaran perubahan ditujukan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan penanganan warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.

Dorongan itu masih menjadi perkembangan terakhir yang dilaporkan hingga 13 Oktober 2026. Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan kebutuhan tersebut diharapkan dipenuhi melalui anggaran perubahan agar pemulihan infrastruktur tidak terhambat.

Menurut Tribun Kupang dan Pantau, anggaran itu diperlukan untuk menangani infrastruktur yang terdampak gempa serta warga yang masih mengungsi. Komisi V juga mendorong percepatan penanganan rumah rusak ringan hingga sedang melalui program bantuan perumahan sesuai ketentuan.

Fasilitas yang disebut membutuhkan perhatian meliputi pelabuhan, rumah ibadah, sekolah, dan kantor pemerintahan. Pantau melaporkan Komisi V meminta kebutuhan rekonstruksi tersebut diperhatikan dalam perencanaan dan penyesuaian anggaran pemerintah.

Rapat kerja di Labuan Bajo dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena dan kepala daerah dari wilayah terdampak gempa Flores. Pembahasan mencakup penanganan pascabencana dan kebutuhan pemulihan infrastruktur.

Komisi V juga menyebut rencana pembangunan jalan lintas utara Pulau Flores diperkirakan memerlukan anggaran Rp2,5 triliun. Kebutuhan itu merupakan agenda terpisah dari tambahan anggaran Rp1,1 triliun untuk rekonstruksi pascabencana.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.