Kabar Labuan Bajo

Selasa, 13 Oktober 2026

Perbaikan Irigasi Waelaku di Manggarai Timur Dikebut

Saluran irigasi Waelaku di Desa Compang Kantar rusak tertimpa longsor akibat gempa Flores. Perbaikan dimulai, tetapi petani meminta pengerjaan dipercepat agar sawah kembali mendapat air.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: KATEGORI PEMANDANGAN ALAM, HEWAN DAN TUMBUHAN.
Foto arsip: KATEGORI PEMANDANGAN ALAM, HEWAN DAN TUMBUHAN. · Foto: Nelsonvidigal / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Manggarai Timur — Saluran irigasi Waelaku di Desa Compang Kantar, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, rusak tertimpa longsor akibat gempa Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga Selasa, 13 Oktober 2026, perbaikan sudah dimulai, tetapi petani meminta pengerjaannya dipercepat agar air kembali mengaliri sawah.

Kerusakan itu mengganggu pasokan air bagi lahan pertanian di Desa Golo Kantar, Bangka Kantar, dan Nanga Labang. Warga juga memanfaatkan saluran tersebut untuk mandi dan mencuci. Petani mengkhawatirkan tanaman padi yang sedang berbunga dan berkembang anak akan terdampak jika saluran terlalu lama belum berfungsi.

Irigasi Waelaku menopang sawah di tiga desa

Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur meninjau pekerjaan perbaikan dan meminta pelaksana mempercepat pengerjaan tanpa mengabaikan mutu konstruksi. Pemerintah daerah menaruh perhatian khusus karena saluran ini menjadi jalur distribusi utama air untuk sawah dan lahan hortikultura di tiga desa.

Perbaikan tersebut merupakan proyek intervensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Pelaksana proyeknya adalah Nindya Karya. Keluhan warga yang belum menerima kembali pasokan air menjadi dasar dorongan agar pekerjaan tidak berlarut.

Bagi pembaca di Labuan Bajo dan wilayah Flores, kondisi ini menunjukkan dampak lanjutan gempa terhadap layanan dasar dan produksi pangan. Saluran yang terganggu bukan hanya berkaitan dengan panen, tetapi juga kebutuhan harian warga di desa-desa penerima aliran.

Petani berharap pemulihan segera mengembalikan aliran ke persawahan. Pemerintah daerah meminta pekerjaan mengikuti rekomendasi dan hasil tinjauan lapangan, dengan kecepatan dan kualitas berjalan beriringan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.