Kabar Labuan Bajo

Selasa, 13 Oktober 2026

KSOP Duga Arus Kuat Picu Feronia Tenggelam di Labuan Bajo

KSOP Labuan Bajo menduga arus laut kuat dan cuaca buruk menjadi penyebab sementara Feronia tenggelam pada 13 Oktober 2026. Manifest mencatat 25 orang termasuk lima kru.

Oleh

· 2 menit baca

Labuan Bajo — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo menyatakan dugaan sementara kapal wisata Feronia tenggelam karena arus laut kuat dan cuaca buruk pada Selasa, 13 Oktober 2026. Insiden terjadi sekitar pukul 14.00 Wita di perairan antara Pulau Tatawa dan Taka Makassar, saat kapal berlayar dari Labuan Bajo menuju Pulau Rinca.

Manifest mencatat 25 orang berada di atas Feronia, termasuk lima kru. Evakuasi dan pendataan dikoordinasikan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Kapal terbalik sekitar pukul 15.02 WITA di perairan Batu Bolong. Sebanyak 29 orang telah dievakuasi, terdiri dari lima awak kapal dan 24 penumpang, sementara satu penumpang masih hilang. Perbedaan angka antara manifest dan evakuasi menunjukkan pendataan masih berkembang.

Keselamatan pelayaran di jalur wisata Komodo menjadi perhatian

Bagi wisatawan dan operator perjalanan dari Labuan Bajo, lokasi insiden berada di jalur menuju kawasan wisata dan titik selam Taman Nasional Komodo. KSOP mengingatkan nakhoda serta awak kapal yang melintas di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan arus dan pasang air. Keselamatan pelayaran menjadi prioritas, terutama setelah kapal menyelesaikan aktivitas menyelam dan berlayar kembali.

Feronia sebelumnya mengantar wisatawan melakukan diving di kawasan Taman Nasional Komodo. Enam orang mengalami luka-luka, terdiri dari dua anak dan empat dewasa, lalu dibawa ke Rumah Sakit Siloam. Kapal disebut beroperasi sejak Agustus 2026.

KSOP menyatakan dokumen kapal lengkap dan memenuhi persyaratan kelayakan laut. Namun, status kelayakan tersebut belum menjelaskan penyebab pasti kapal tenggelam. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan pengaruh arus laut, cuaca buruk, serta rangkaian kejadian di lokasi.

Tim gabungan masih melanjutkan pencarian dan evakuasi terhadap orang yang belum ditemukan. KSOP juga menyatakan telah menyiarkan Notice to Mariners agar kapal-kapal di sekitar lokasi meningkatkan kewaspadaan dan siap memberi bantuan bila diperlukan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata & TN Komodo

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.