Kabar Labuan Bajo

Rabu, 14 Oktober 2026

Kemenpar Siapkan Camino de Flores dari Bajawa ke Ende

Kementerian Pariwisata dan BPOLBF menyiapkan Camino de Flores, rute jalan kaki Bajawa–Boawae–Ende. Etape Tengah dijadwalkan 23–27 Oktober 2026 dengan sekitar 70 peserta dan jarak sekitar 70 kilometer.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Gambar ini diambil oleh ibu saya sewaktu naik pesawat ke Bajawa, Nusa Tenggara Timur, Indonesia pada tahun 2010.
Foto arsip: Gambar ini diambil oleh ibu saya sewaktu naik pesawat ke Bajawa, Nusa Tenggara Timur, Indonesia pada tahun 2010. · Foto: Pudji Sri Rasmiati / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Bajawa — Kementerian Pariwisata bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyiapkan Camino de Flores sebagai pola perjalanan wisata yang menghubungkan Bajawa, Boawae, dan Ende. Proyek percontohan Etape Tengah dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, sampai Selasa, 27 Oktober 2026.

Sekitar 70 peserta dari komunitas karitatif akan berjalan kaki menempuh sekitar 70 kilometer. Rute ini melintasi Kabupaten Ngada, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Ende, dengan perjalanan yang memadukan refleksi spiritual, sejarah, budaya, serta interaksi dengan masyarakat.

Camino de Flores membuka jalur wisata baru di Flores

Bagi pembaca di Labuan Bajo dan wilayah Flores, kegiatan ini memperkenalkan pola perjalanan yang tidak berpusat hanya pada destinasi pesisir. Jalur Bajawa–Boawae–Ende menghubungkan kampung adat, situs religi, serta tujuan wisata alam dan sejarah dalam satu perjalanan darat.

Sejumlah lokasi yang disebut dalam rute antara lain Seminari Mataloko, Kampung Adat Bena, Kelimutu, dan rumah pengasingan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, di Ende. Kegiatan tersebut juga dirancang untuk memperluas persebaran kunjungan wisatawan di Pulau Flores.

Etape Tengah menjadi tahap awal pengembangan Camino de Flores. Sumber laporan menyebut perjalanan ini sebagai proyek percontohan yang memadukan wisata religi, budaya, dan sejarah. Peserta dijadwalkan memulai perjalanan dari Bajawa dan berakhir di Ende melalui Boawae.

Rangkaian lanjutan yang disebut dalam laporan mencakup rencana proyek percontohan Etape Barat dengan rute Labuan Bajo–Ruteng, Etape Timur dengan rute Maumere–Larantuka, serta pengembangan seluruh etape. Pelaksanaan lanjutan tersebut hanya disebut sebagai rencana tahap berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.