Kabar Labuan Bajo

Rabu, 14 Oktober 2026

Kementerian PU Salurkan Air Bersih ke Enam Kabupaten Flores

Kementerian Pekerjaan Umum melaporkan distribusi air bersih pascagempa Flores mencapai lebih dari 1,168 juta liter untuk enam kabupaten. Rinciannya mencakup Manggarai hingga Sikka.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah keran air berbahan logam terpasang di pipa luar ruangan dengan latar belakang tanah buram.
Ilustrasi: Sebuah keran air berbahan logam terpasang di pipa luar ruangan dengan latar belakang tanah buram. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Flores — Kementerian Pekerjaan Umum menyalurkan layanan air bersih pascagempa dengan rincian 344.000 liter untuk Kabupaten Manggarai, 238.000 liter untuk Kabupaten Manggarai Timur, 108.000 liter untuk Kabupaten Ngada, 466.000 liter untuk Kabupaten Nagekeo, 2.000 liter untuk Kabupaten Ende, dan 10.000 liter untuk Kabupaten Sikka. Distribusi itu dilaporkan pada 12 Oktober 2026.

Total penyaluran mencapai lebih dari 1,168 juta liter air bersih untuk lebih dari 41.407 jiwa di enam kabupaten. Layanan diberikan selama masa tanggap darurat, 19 Agustus hingga akhir September 2026, melalui 15 titik posko terpadu dan posko mandiri.

Enam kabupaten menerima layanan air bersih sesuai kebutuhan

Penyaluran dilakukan melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dengan menggandeng pemerintah daerah. Wilayah penerima mencakup Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum menyebut distribusi air telah dilakukan pada 18–20 Agustus 2026 di sejumlah lokasi terdampak. Di Kabupaten Nagekeo, layanan mencakup Desa Rendu Butowe, Desa Aeramo, Desa Danga, dan Desa Lape di Kecamatan Aesesa. Di Kabupaten Manggarai, distribusi dilakukan di Kecamatan Reok dan Desa Berangkolong, Kecamatan Reok. Bantuan juga tercatat di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, serta Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Kementerian Pekerjaan Umum juga menyiapkan survei geolistrik untuk memetakan potensi air tanah dan menentukan lokasi sumber air tambahan bagi sekitar 7.000 warga di delapan desa di Kabupaten Sikka.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait disebut terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    BMKG Tetapkan NTT Berstatus Awas Kekeringan

    Sosial & Kemanusiaan

    BMKG Tetapkan NTT Berstatus Awas Kekeringan

    BMKG menetapkan seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur berstatus Awas kekeringan meteorologis pada 11–20 Oktober 2026. Warga Flores diminta memperhatikan…

  2. Terbaru di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.