Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Kemen PPPA–Danone Salurkan 5.000 Karton Bantuan ke Korban Gempa NTT

Kemen PPPA bersama Danone Indonesia memperkuat dukungan gizi dan pemulihan psikososial bagi perempuan dan anak terdampak gempa bumi di NTT.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Labuan Bajo — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Danone Indonesia memperkuat pemenuhan gizi dan pemulihan psikososial bagi perempuan dan anak terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di wilayah Pulau Flores.

Menurut pemberitaan sejumlah media nasional, sinergi ini mencakup dukungan logistik, pendampingan psikologis, serta peninjauan langsung ke lokasi pengungsian dan fasilitas layanan dasar di beberapa kabupaten.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menyatakan pemulihan bagi perempuan dan anak tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memerlukan dukungan psikologis yang berkelanjutan dan lingkungan yang aman bagi anak.

Ia menekankan bahwa pendampingan psikososial pascabencana tidak cukup dilakukan sekali, melainkan membutuhkan proses jangka panjang dengan melibatkan tenaga profesional seperti psikolog untuk membantu anak mengatasi trauma.

Peninjauan lokasi terdampak di Flores

Arifah Fauzi bersama jajaran Kemen PPPA dan mitra melakukan kunjungan kerja ke NTT untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak gempa serta memastikan kebutuhan spesifik perempuan dan anak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Rangkaian kegiatan dilaporkan menyasar sejumlah lokasi pengungsian dan fasilitas layanan di Manggarai Barat dan Manggarai, termasuk rumah shelter, posko pengungsian, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau pos layanan bagi perempuan dan anak yang berfungsi sebagai ruang aman dan titik pendampingan psikososial bagi kelompok rentan.

Sekitar 5.000 karton produk hidrasi dan nutrisi

Danone Indonesia mendukung upaya Kemen PPPA melalui penyediaan produk hidrasi dan nutrisi bagi masyarakat terdampak gempa NTT.

Menurut laporan Rakyat Merdeka, IDN Times, Metro TV, dan Jawapos, secara keseluruhan sekitar 5.000 karton produk hidrasi dan nutrisi telah disalurkan Danone Indonesia secara bertahap melalui berbagai mitra sejak masa tanggap darurat.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Kemen PPPA dan sejumlah jalur kemanusiaan, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta mitra lokal di wilayah terdampak.

Perusahaan menyatakan bantuan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan menjadi bagian dari gotong royong bersama pemerintah, organisasi kemanusiaan, masyarakat, dan dunia usaha untuk mendukung pemulihan warga NTT.

Bantuan Kemen PPPA untuk kelompok rentan

Di luar dukungan dari sektor swasta, Kemen PPPA menyalurkan sekitar 30 ton logistik kemanusiaan yang difokuskan pada kebutuhan spesifik perempuan dan anak di tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores.

Bantuan tersebut mencakup produk nutrisi anak, susu, popok bayi, pembalut, dan perlengkapan kebersihan diri perempuan, yang dimaksudkan untuk menjaga kesehatan fisik dan reproduksi serta mendukung pemulihan psikososial kelompok rentan di lokasi pengungsian.

Kemen PPPA menyatakan akan terus memantau kebutuhan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, serta mitra dunia usaha dalam proses pemulihan pascabencana di NTT.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.