Kapal Pesiar Kailana Kandas di Gili Lawa, KSOP Labuan Bajo Siapkan Pemeriksaan
Kapal pesiar wisata Kailana kandas di perairan Gili Lawa, Taman Nasional Komodo, pada Sabtu, 12 September 2026 dini hari. KSOP Labuan Bajo belum mengerahkan evakuasi dan akan memeriksa kapal jika tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Kapal pesiar wisata Kailana kandas di perairan Gili Lawa, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 12 September 2026 dini hari.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan kapal itu bukan kapal yang beroperasi dari atau berangkat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo, sebagaimana disampaikannya dalam keterangannya yang dikutip media nasional dan lokal.
Stephanus menyebut belum mengetahui jumlah penumpang maupun kru yang berada di atas kapal saat insiden terjadi.
Menurut dia, kapal itu naik karang di sekitar Gili Lawa sekitar pukul 02.00 Wita dan tertahan di lokasi hingga pagi hari.
KSOP belum kerahkan evakuasi
Dalam keterangan yang sama, Stephanus menjelaskan KSOP Kelas III Labuan Bajo belum mengerahkan petugas untuk melakukan evakuasi terhadap kapal Kailana.
Ia mengatakan kemungkinan kapal dapat lepas dari karang secara mandiri saat air pasang, sehingga pada tahap awal belum dianggap perlu mengirim tim khusus ke lokasi.
Stephanus menuturkan KSOP akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila kapal Kailana tiba dan bersandar di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Pemeriksaan tersebut akan mencakup aspek keselamatan pelayaran dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku bagi kapal wisata di perairan Taman Nasional Komodo.
Rencana kedatangan ke Labuan Bajo
Dalam pemberitaan, Stephanus menyampaikan kapal wisata Kailana dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Labuan Bajo setelah berhasil lepas dari karang.
Ia memperkirakan kapal dapat tiba di Labuan Bajo pada Sabtu sore atau malam hari, bergantung pada kondisi pelayaran di kawasan Taman Nasional Komodo.
Sejumlah media menyebut insiden kandas di Gili Lawa tidak menimbulkan korban jiwa, dan kerusakan pada kapal dilaporkan bersifat ringan.
Kandas di kawasan wisata bahari
Perairan Gili Lawa di Taman Nasional Komodo merupakan salah satu lokasi wisata bahari yang ramai dikunjungi kapal wisata dan kapal pesiar yang melayani paket perjalanan dari dan menuju Labuan Bajo.
Insiden kandas yang menimpa Kailana menyoroti kembali pentingnya keselamatan navigasi di jalur wisata tersebut, termasuk kepatuhan terhadap prosedur pelayaran dan kewaspadaan terhadap kontur perairan yang dipenuhi karang.
KSOP Kelas III Labuan Bajo sebelumnya juga mengumumkan penutupan sementara pelayaran kapal wisata tujuan Pulau Komodo dan Pulau Padar pada pertengahan September 2026 karena cuaca buruk, sementara pelayaran ke Pulau Rinca tetap diizinkan.
Penanganan dan pemeriksaan terhadap kapal Kailana akan menjadi salah satu acuan bagi otoritas pelabuhan dalam menilai penerapan keselamatan pelayaran kapal wisata di kawasan Taman Nasional Komodo.
Sumber
- detik.com - Kapal Pesiar Kandas di Perairan Taman Nasional Komodo Labuan Bajo
- Internationalmedia.co.id - Kapal Pesiar Mewah Terjebak di Komodo Begini Nasibnya
- PPID Kementerian Perhubungan - Daftar Pejabat Per UPT KSOP Labuan Bajo
- Suar Berita - Kapal wisata Kailana kandas di perairan Gili Lawa TN Komodo
Berita berikutnya

Pemerintah Arahkan Investasi Pariwisata ke Destinasi Prioritas, Labuan Bajo Diincar
Pemerintah pusat mendorong diversifikasi investasi pariwisata ke luar Jakarta dan Bali. Labuan Bajo disebut sebagai salah satu destinasi prioritas den…
Baca juga




