Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue NTT
Presiden Joko Widodo tidak sekadar dijadwalkan, tetapi benar-benar berkunjung ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, pada Rabu, 16 September 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo berkunjung ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 16 September 2026, untuk menemui warga terdampak gempa bumi Flores dan menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Menurut laporan berbagai media nasional, Jokowi tiba di Bandara Frans Seda Maumere sekitar pukul 13.00 WITA sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pulau Palue yang terdampak gempa pada Agustus 2026. Dari Maumere, rombongan menempuh jalur darat ke Pelabuhan Ropa di Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, lalu menyeberang dengan kapal motor menuju Pulau Palue.
Jalur perjalanan dan kedatangan di Palue
Media daring mengabarkan bahwa setibanya di Pulau Palue, Jokowi tiba di Pelabuhan Uwa sekitar pukul 18.45 WITA pada Rabu petang. Di pulau itu, Presiden didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, serta sejumlah tokoh partai dan pemerintah daerah yang ikut dalam rombongan.
Setelah tiba, Jokowi disambut secara adat oleh warga di Kecamatan Palue sebelum menuju posko pengungsian. Ia mengunjungi Dusun Cawalo dan Desa Rokirole, wilayah yang disebut mengalami dampak cukup berat akibat gempa bumi Flores.
Agenda kunjungan dan bantuan untuk warga
Kunjungan Presiden ke Pulau Palue digambarkan sebagai kunjungan kemanusiaan untuk melihat langsung kondisi warga penyintas gempa serta infrastruktur yang rusak. Menurut pemberitaan, Jokowi meninjau lokasi pengungsian, berdialog dengan warga, dan memeriksa kerusakan bangunan, termasuk gereja yang terdampak di Kecamatan Palue.
Sejumlah laporan menyebut Presiden membawa dan menyerahkan bantuan material bagi warga Palue, antara lain bahan bangunan seperti seng dan tandon air, untuk mendukung pemulihan pascabencana. Bantuan disalurkan kepada pengungsi yang masih bermukim di tenda-tenda dan posko di kawasan Palue.
Dalam kunjungan tersebut, Jokowi juga dijadwalkan bermalam di lokasi pengungsian bersama warga di posko Cawalo, Desa Rokirole, sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat terdampak. Kegiatan ini dilaporkan berlangsung pada Rabu malam, 16 September 2026.
Konteks gempa Flores dan dampak di Palue
Media nasional menjelaskan bahwa kunjungan ke Palue terkait gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Flores dan sekitarnya pada pertengahan Agustus 2026. Pulau Palue, yang masuk wilayah administratif Kabupaten Sikka, disebut sebagai salah satu daerah yang mengalami kerusakan cukup berat dan memerlukan penanganan lanjutan.
Akibat gempa itu, warga Palue mengungsi ke sejumlah lokasi yang kemudian menjadi sasaran penyaluran bantuan dan peninjauan Presiden. Kunjungan Jokowi pada 16 September 2026 menjadi bagian dari rangkaian upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar, hunian sementara, dan pemulihan infrastruktur masyarakat Palue terpenuhi.
Sumber
- Liputan6 - Jokowi Kunjungi Penyintas Gempa Flores di Pulau Palue NTT
- tirto.id - Jokowi Bermalam Bersama Warga di Posko Pengungsi Pulau Palue NTT
- IDN Times NTB - Tiba di Sikka, Jokowi Akan Temui Warga Terdampak Gempa di Palue
- VIVA - Warga Korban Gempa Hingga Kepala Adat Temui Jokowi yang Tiba Malam Hari di Pulau Palue NTT
- RRI Ende - Jokowi Bermalam Bersama Pengungsi Gempa di Palue
- VOI - Jokowi ke Palue NTT, Tinjau Langsung Korban Gempa dan Salurkan Bantuan
- Akurat.co - Jokowi Tiba di NTT, Langsung Bergerak ke Pulau yang Diterjang Gempa
- Flores Pos
Berita berikutnya

Kemdiktisaintek Siapkan Pembebasan UKT untuk 5.000 Mahasiswa NTT
Kemdiktisaintek menyiapkan pembebasan UKT satu semester bagi 5.000 mahasiswa terdampak gempa di NTT. Pemerintah membuka kemungkinan memperpanjang bant…

