Gubernur NTT Targetkan Verifikasi Data Gempa Flores Rampung Awal Oktober
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menargetkan verifikasi data kerusakan akibat gempa Flores rampung pada rentang September hingga awal Oktober 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menargetkan rangkaian verifikasi data kerusakan akibat gempa Flores rampung pada rentang September hingga awal Oktober 2026. Target itu disampaikan agar proses rehabilitasi, rekonstruksi, dan penyaluran bantuan pascabencana dapat segera berjalan dengan dasar data yang akurat.
Dalam keterangan yang disiarkan lembaga penyiaran publik pada 17 September 2026, pemerintah provinsi menempatkan konsolidasi satu data kerusakan sebagai fondasi penyusunan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Flores. Pendataan mencakup rumah warga dan berbagai fasilitas publik yang terdampak gempa.
Gubernur Melki menyampaikan target penyelesaian pendataan itu dalam pertemuan di Kupang pada Senin, 14 September 2026. Menurut penjelasannya, seluruh urusan pendataan diupayakan selesai dari September hingga awal Oktober, termasuk tahap uji publik sebelum data ditetapkan sebagai dasar penyaluran bantuan dan pembangunan kembali infrastruktur.
Uji publik dan verifikasi lapangan
Uji publik dimaksudkan sebagai tahap bagi masyarakat untuk meninjau dan mengoreksi hasil pendataan lapangan. Warga yang merasa belum tercatat atau menilai kategori kerusakan rumahnya tidak sesuai dapat menyampaikan sanggahan dan masukan pada forum yang disiapkan pemerintah daerah.
Pemerintah menggunakan kategori kerusakan rumah ringan, sedang, dan berat sebagai dasar penentuan bantuan stimulan dan prioritas pemulihan. Menurut Gubernur, verifikasi ketat diperlukan agar tidak ada korban maupun kerusakan yang terlewat serta tidak terjadi salah sasaran dalam pemberian bantuan.
Proses pendataan dan verifikasi dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Provinsi NTT dengan tujuh pemerintah kabupaten terdampak di Flores, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur lintas sektor lain seperti TNI dan Polri yang diminta ikut mengawal akurasi data. Pendataan mencakup rumah warga, kantor pemerintahan, sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, jalan, irigasi, bendungan, dan infrastruktur lain.
Dalam arahan tertulis yang dirilis biro adpim pemerintah provinsi, Gubernur mengapresiasi langkah salah satu kabupaten yang telah mengumumkan data kerusakan rumah dan fasilitas umum secara terbuka sebelum memasuki tahap uji publik. Ia menekankan pentingnya kesesuaian data antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat agar proses pemulihan berjalan serasi.
Dasar rencana pemulihan pascagempa
Setelah masa uji publik dan verifikasi faktual selesai, Pemerintah Provinsi NTT bersama BNPB dan kementerian terkait akan memfinalisasi dokumen rencana aksi pemulihan serta penanganan pascabencana. Dokumen tersebut disusun berdasarkan satu data dampak gempa Flores yang telah dikonsolidasikan dan dipertanggungjawabkan.
Data yang tengah diverifikasi mencakup korban jiwa, korban luka, warga mengungsi, rumah rusak, serta kerusakan fasilitas pendidikan, kesehatan, perkantoran, dan rumah ibadah. Pemerintah provinsi memanfaatkan teknologi geospasial, pemetaan udara melalui drone, dan geo-tagging untuk memperkuat validitas hasil pendataan dan mempercepat proses pemutakhiran.
Gubernur Melki menyatakan pendataan yang bersih dan transparan menjadi syarat sebelum pembahasan anggaran pemulihan dengan DPR RI dan kementerian terkait. Ia menegaskan setiap upaya memanipulasi atau menghilangkan data kerusakan akan ditindak sesuai ketentuan hukum, karena data tersebut akan menentukan penerima bantuan dan arah pembangunan kembali di Flores.
Sumber
- RRI Ende - "Gubernur NTT Pastikan Data Kerusakan Pasca Gempa Rampung Bulan Oktober 2026"
- Media Indonesia - "Pemprov NTT Konsolidasi Satu Data Dampak Gempa Flores untuk R3P"
- Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT - "Gubernur Melki: Gempa Flores Harus Jadi Momentum Membangun Flores Lebih Baik"
- Likurai.com - "Siap Transisi dari Tanggap Darurat Menuju Pemulihan, Gubernur Melki Minta Data Dampak Gempa Nagekeo Diverifikasi Ketat"
Berita berikutnya

Inflasi Agustus 2026 3,19 Persen, Pemda Diminta Waspadai Harga Pangan
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Indonesia pada Agustus 2026 sebesar 3,19 persen secara tahunan dan 0,21 persen secara bulanan.

