Kabar Labuan Bajo

Jumat, 30 Oktober 2026

FEAST Gelar Market Day untuk Pasarkan Produk Kelompok Tani di Manggarai Barat

Program FEAST menggelar Market Day “Naka Ici One Uma” di Manggarai Barat pada 28 Oktober 2026 dengan melibatkan belasan kelompok tani dan memasarkan produk olahan lokal.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang memegang keranjang anyaman berisi aneka buah segar seperti apel, anggur, dan jeruk.
Ilustrasi: Seseorang memegang keranjang anyaman berisi aneka buah segar seperti apel, anggur, dan jeruk. · Foto: cottonbro studio / Pexels

Manggarai Barat — Program FEAST menggelar Market Day bertajuk “Naka Ici One Uma” pada 28 Oktober 2026 untuk memamerkan dan memasarkan produk olahan kelompok tani dampingan di Manggarai Barat.

Mengapa ini penting: Kelompok tani di Manggarai Barat mendapat ruang untuk memasarkan produk olahan, pangan lokal, dan kerajinan yang mereka hasilkan.

Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil kebun yang selama ini kerap dijual dalam bentuk mentah. Menurut RRI, pendampingan FEAST mencakup pengolahan kemiri menjadi minyak kemiri serta pangan lokal seperti sate jantung pisang dan songkol.

Market Day tersebut melibatkan belasan kelompok tani. Produk yang ditampilkan meliputi hasil pertanian organik, pangan lokal, kerajinan dari kain sisa, dan rajutan karya perempuan tani.

Program FEAST juga menempatkan perempuan tani sebagai pelaku utama melalui pendekatan Gender Action Learning System. Kegiatan itu didukung pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, tokoh adat, dan sekolah.

Village Champion FEAST, Maria Simforiana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kelompok tani untuk menampilkan produk sekaligus memperluas pemasaran hasil kebun. Ia juga menyebut pertanian berkelanjutan sebagai peluang usaha bagi generasi muda.

FEAST merupakan singkatan dari Flores Empowerment for Agricultural Sustainability and Transformation. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat sebelumnya menyebut program ini berfokus pada ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, dan gizi masyarakat di delapan kabupaten di Flores selama periode 2025–2028.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.