Flores Raya Mencakup Kabupaten Apa Saja dan Berapa Penduduknya?
Flores Raya bukan satu kabupaten, melainkan kawasan yang mencakup sembilan kabupaten. Data pemerintah menunjukkan perbedaan penduduk, luas wilayah, dan ibu kota yang penting untuk membaca berita dari Flores.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Flores Raya dalam pembagian wilayah Nusa Tenggara Timur mencakup Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, dan Lembata. Untuk cakupan pemberitaan section ini, tujuh kabupaten berada di Pulau Flores, sedangkan Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Flores Timur menjadi wilayah utama di Flores bagian barat hingga timur, menurut kajian Pemerintah Provinsi NTT, 2026.
Kabupaten apa saja yang termasuk Flores Raya?
Kajian Pemerintah Provinsi NTT menyebut kabupaten di Pulau Flores dan pulau-pulau sekitarnya terdiri atas Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, dan Lembata. Daftar ini menjadi rujukan geografis untuk membaca Flores sebagai satu kawasan, bukan sebagai satu daerah administratif tunggal.
Berapa jumlah penduduk di kabupaten-kabupaten Flores?
Menurut kajian Pemerintah Provinsi NTT yang memakai data BPS, 2024, jumlah penduduk Flores Timur 292.523 jiwa, Sikka 340.327 jiwa, Ende 281.371 jiwa, dan Manggarai Timur 296.174 jiwa. Angka tersebut adalah jumlah penduduk menurut jenis kelamin yang dicatat per kabupaten.
Dokumen yang sama mencantumkan jumlah penduduk Nusa Tenggara Timur sebanyak 5.656.039 jiwa pada 2024, menurut BPS, 2024. Data itu menunjukkan ukuran penduduk tiap kabupaten perlu dibaca dalam konteks provinsi, bukan sebagai total Flores yang dijumlahkan sendiri.
Di mana letak ibu kota kabupatennya?
Portal Pemerintah Provinsi NTT mencatat Larantuka sebagai ibu kota Flores Timur, Maumere sebagai ibu kota Sikka, Ende sebagai ibu kota Ende, Bajawa sebagai ibu kota Ngada, Ruteng sebagai ibu kota Manggarai, Labuan Bajo sebagai ibu kota Manggarai Barat, Mbay sebagai ibu kota Nagekeo, dan Borong sebagai ibu kota Manggarai Timur, menurut data geografis pemerintah daerah, 2018.
Portal yang sama mencatat luas Manggarai Barat 3.141,47 kilometer persegi, Manggarai 1.915,62 kilometer persegi, Manggarai Timur 2.502,24 kilometer persegi, Ngada 1.722,24 kilometer persegi, Nagekeo 1.416,96 kilometer persegi, Ende 2.068,00 kilometer persegi, Sikka 1.731,91 kilometer persegi, dan Flores Timur 1.754,98 kilometer persegi, menurut data 2018.
Mengapa pembagian kawasan ini penting?
Kajian Pemerintah Provinsi NTT menyebut Flores memiliki topografi pegunungan yang dominan dan menempatkan Labuan Bajo di Manggarai Barat sebagai Destinasi Super Prioritas. Karena itu, berita tentang pariwisata, penduduk, ekonomi, dan layanan publik perlu membedakan kabupaten agar angka dan kebijakan tidak tertukar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Mengapa Informasi Iklim Penting bagi Ketahanan Pangan Flores
BMKG menyebut Nusa Tenggara Timur masih berpotensi relatif kering akibat pengaruh El Niño. Informasi iklim diperlukan untuk menyesuaikan kalender tana…
Terbaru di Flores Raya

Berita utama hari ini

Baca juga




