Kabar Labuan Bajo

Selasa, 22 September 2026

BMKG Imbau Warga Pesisir NTT Evakuasi Mandiri Saat Gempa Kuat

BMKG mengimbau masyarakat pesisir Nusa Tenggara Timur segera melakukan evakuasi mandiri ketika merasakan gempa kuat atau guncangan lama di wilayah pantai.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan pesisir berpasir putih dengan perahu dan perbukitan di latar belakang.
Ilustrasi: Pemandangan pesisir berpasir putih dengan perahu dan perbukitan di latar belakang. · Foto: Iqx Azmi / Pexels

Nusa Tenggara Timur — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Timur untuk segera melakukan evakuasi mandiri ketika merasakan gempa kuat atau guncangan yang berlangsung lama di wilayah pantai.

Imbauan ini disampaikan BMKG setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Laut Flores pada 15 Agustus 2026 dan memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah pesisir utara NTT, termasuk Flores bagian utara. Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang, Arief Tyastama, guncangan gempa yang kuat atau berlangsung lama di kawasan pantai merupakan natural early warning atau peringatan dini alam yang harus segera direspon dengan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

Arief menegaskan, warga pesisir tidak perlu menunggu rilis resmi atau instruksi pemerintah ketika merasakan gempa dengan karakter tersebut. Ia mengingatkan agar masyarakat segera lari menjauh dari pantai menuju perbukitan atau lokasi dengan ketinggian memadai untuk mengurangi risiko terdampak tsunami.

Belajar dari Gempa Flores

BMKG menyebutkan, pembelajaran dari gempa Flores M 7,7 pada Agustus 2026 menunjukkan bahwa tsunami dapat tiba dengan cepat di pesisir utara NTT setelah gempa terjadi. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Rahmat, menjelaskan bahwa sebaik-baiknya sistem peringatan dini tetap bergantung pada kesadaran masyarakat untuk merespons potensi tsunami melalui evakuasi mandiri.

Hasil survei BMKG pascagempa Flores menemukan jejak tsunami di sepanjang pantai utara Flores, sehingga wilayah ini dikategorikan sebagai kawasan rawan tsunami yang memerlukan peningkatan kesiapsiagaan. Menurut Rahmat, penting untuk membangun budaya evakuasi mandiri di kalangan warga pesisir utara NTT, termasuk Flores bagian barat, agar tidak hanya mengandalkan informasi teknis peringatan dini.

Tanda-Tanda Alam dan Langkah Warga

BMKG meminta masyarakat pesisir mengenali sejumlah tanda alam yang dapat mengindikasikan potensi tsunami, selain guncangan gempa kuat atau lama. Tanda tersebut antara lain air laut surut secara tidak biasa dan muncul suara gemuruh dari arah laut. Jika tanda-tanda ini muncul, warga diimbau segera menjauhi pantai dan bergerak ke lokasi yang lebih tinggi tanpa menunggu informasi tambahan.

Setelah mencapai lokasi aman, masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah sebelum memutuskan kembali ke kawasan pesisir. BMKG mengingatkan agar warga tidak turun lagi ke pantai setelah gelombang pertama, karena gelombang berikutnya dapat menyusul dengan tinggi yang berbeda.

Kesiapsiagaan di NTT

Selain imbauan evakuasi mandiri, BMKG mendorong warga di wilayah terdampak gempa Flores untuk menata langkah kesiapsiagaan dalam beberapa minggu setelah kejadian. Arief Tyastama menguraikan empat langkah utama, yakni memeriksa kelayakan bangunan yang rusak, menyepakati jalur keluar darurat dan titik kumpul keluarga, menyiapkan tas siaga bencana, serta menyaring informasi dan hanya mengacu pada sumber resmi.

BMKG juga meminta masyarakat di pesisir NTT, terutama di kawasan utara Flores, tetap waspada selama fase peluruhan gempa susulan, mengingat potensi guncangan masih dapat terjadi meski intensitasnya menurun. Kewaspadaan ini disertai dorongan untuk menjadikan evakuasi mandiri sebagai refleks utama ketika merasakan gempa kuat di wilayah pantai.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.