ASDP Rencanakan KMP Komodo Kapasitas 80 Penumpang di Labuan Bajo
PT ASDP Indonesia Ferry merencanakan pengoperasian kapal wisata KMP Komodo berkapasitas sekitar 80 penumpang di Labuan Bajo untuk melayani rute ke Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pink Beach sebagai dukungan terhadap pengembangan pariwisata…
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) merencanakan pengoperasian kapal wisata KMP Komodo di Labuan Bajo sebagai moda transportasi laut bagi wisatawan menuju Taman Nasional Komodo, dengan kapasitas sekitar 80 penumpang.
Menurut siaran pers resmi perusahaan, KMP Komodo didesain sebagai kapal wisata berkapasitas 80 orang yang dilengkapi fasilitas penumpang seperti AC, kursi dengan sandaran yang dapat diatur, mini bar, layanan hiburan, dan mushala, dengan kecepatan jelajah sekitar 9 knot.
ASDP menyebut kehadiran KMP Komodo sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan pariwisata Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo, dengan menawarkan pilihan transportasi laut yang dinilai lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat dan wisatawan.
Rute dan tujuan layanan
Dalam keterangan resmi, KMP Komodo direncanakan melayani rute dari Labuan Bajo menuju sejumlah destinasi wisata utama di kawasan Taman Nasional Komodo, antara lain Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pink Beach.
Media nasional yang memberitakan peluncuran kapal ini mengutip pernyataan manajemen ASDP bahwa kapal akan dioperasikan sebagai alternatif moda transportasi wisata, bukan sebagai pengganti seluruh kapal wisata lokal yang sudah beroperasi.
Sejumlah laporan menyebut KMP Komodo dijadwalkan beroperasi dari Pelabuhan Labuan Bajo dengan pola perjalanan satu hari pulang-pergi, membawa wisatawan mengunjungi beberapa lokasi wisata dalam satu rangkaian perjalanan.
Kapasitas dan jadwal awal
Siaran pers perusahaan menyebut KMP Komodo akan melaju dengan kecepatan sekitar 9 knot dan membawa maksimal 80 penumpang dalam satu kali perjalanan.
Media bisnis yang mengulas pengoperasian kapal ini menginformasikan bahwa pada masa awal operasi, KMP Komodo direncanakan melayani perjalanan beberapa kali dalam sepekan, dengan kemungkinan penambahan frekuensi bila permintaan meningkat.
Dalam pemberitaan lain, pengoperasian KMP Komodo dikaitkan dengan pengembangan kawasan marina di Labuan Bajo yang dikelola perusahaan, sebagai bagian dari strategi menjadikan kota tersebut sebagai gerbang wisata bahari di Flores bagian barat.
Tarif dan paket wisata
Sejumlah laporan media menulis bahwa tiket perjalanan dengan KMP Komodo ditawarkan sebagai bagian dari paket wisata harian Labuan Bajo, termasuk kunjungan ke Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pink Beach.
Dalam paket tersebut, tarif per orang disebut sudah mencakup perjalanan laut menggunakan KMP Komodo, penggunaan perahu penghubung dari kapal ke daratan (boat feeder), serta konsumsi selama perjalanan.
Media yang sama menyebut tarif awal berkisar ratusan ribu rupiah per orang, dengan variasi harga mengikuti isi paket dan layanan tambahan yang disediakan operator.
Konteks dan respons lokal
Rencana pengoperasian KMP Komodo muncul di tengah peningkatan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.
Organisasi masyarakat sipil di Labuan Bajo sempat mengkritisi rencana pengoperasian kapal wisata berkapasitas puluhan penumpang ini, dengan kekhawatiran dampak terhadap pelayaran rakyat dan usaha kapal wisata lokal.
Dalam laporan tersebut, perwakilan ASDP di wilayah Sape–Labuan Bajo menyatakan bahwa kehadiran KMP Komodo dimaksudkan untuk mempermudah konektivitas transportasi laut bagi wisatawan, bukan untuk menyingkirkan pelaku usaha lokal, serta diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan layanan kapal wisata yang sudah ada.
Sumber
- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) – Siaran pers "Dukung Pariwisata Labuan Bajo, ASDP Soft Launching Kapal Wisata KMP Komodo"
- Industry.co.id – "Kapal Wisata ASDP akan Segera Beroperasi di Taman Nasional Komodo"
- Labuanbajotour.com – "Aktivitas di Kapal Wisata Labuan Bajo yang Perlu Dilakukan"
- Sunspirit for Justice and Peace – "Pro Kontra KMP. Komodo"
Berita berikutnya

TN Komodo, Luas, Letak, dan Status Konservasi Resmi
Taman Nasional Komodo adalah kawasan konservasi darat dan laut di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga




