Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Arnoldus Liano Pimpin PMKRI Ruteng Periode 2026–2027

Arnoldus Liano Candra dikukuhkan sebagai Ketua Presidium PMKRI Cabang Ruteng Sanctus Agustinus periode 2026–2027 pada Senin, 14 September 2026. Ia menegaskan pengaderan dan pengawalan isu strategis daerah sebagai fokus utama kepengurusan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Paddy fields near Ruteng, Flores Island, Indonesia.
Foto arsip: Paddy fields near Ruteng, Flores Island, Indonesia. · Foto: Josep M. Gracia / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Labuan BajoArnoldus Liano Candra dikukuhkan sebagai Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Sanctus Agustinus periode 2026–2027 pada Senin, 14 September 2026, di Margasiswa PMKRI Cabang Ruteng, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-57 organisasi itu menurut laporan Oke Flores.

Pengukuhan berlangsung dalam sebuah misa yang dipimpin Pastor Moderator PMKRI Cabang Ruteng, Romo Fransiskus Sawan, berdasarkan Ketetapan Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) XX Nomor 07/RUAC/TAP/08/2026 tentang Mandataris RUAC XX, formatur tunggal, dan Ketua Presidium PMKRI Cabang Ruteng Sanctus Agustinus periode 2026–2027 yang ditetapkan pada 31 Agustus 2026.

Acara dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh gereja, serta para kader dan alumni PMKRI. Dalam laporan Oke Flores, disebutkan kehadiran Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Lambertus Paput dan Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Ruteng Dominikus Waso, bersama senior organisasi kepemudaan dan anggota PMKRI Cabang Ruteng.

Pengaderan jadi fokus utama

Dalam pidato perdananya setelah pengukuhan, Arnoldus Liano Candra menegaskan kepengurusan baru tidak ingin menjadikan PMKRI sebagai ruang kegiatan seremonial semata.

Ia menyebut pengaderan sebagai prioritas utama selama masa kepemimpinan 2026–2027. Menurut dia, proses kaderisasi perlu melahirkan anggota yang mampu menghubungkan iman dengan persoalan sosial dan mengambil sikap secara bertanggung jawab atas berbagai isu publik di daerah.

Liano menekankan pentingnya kader yang terbuka terhadap ruang belajar, diskusi, dan perjuangan, mampu mendengar, menyampaikan kritik, menawarkan solusi, dan mempertanggungjawabkan sikap organisasi. Ukuran keberhasilan, menurut dia, bukan pada banyaknya kegiatan, melainkan pada kualitas kader yang dilahirkan.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut pelantikan sebagai awal tanggung jawab, bukan sekadar penerimaan jabatan. Ia memandang PMKRI sebagai ruang pembentukan kader Gereja dan bangsa sekaligus kekuatan moral dalam merespons persoalan publik di Manggarai dan Nusa Tenggara Timur.

Romo Fransiskus Sawan dalam homili mengaitkan momentum pengukuhan dengan Pesta Pemuliaan Salib Suci yang diperingati pada hari yang sama. Ia menyampaikan tiga nilai yang perlu menjadi dasar pembentukan kader PMKRI, yakni kristianitas, fraternitas, dan intelektualitas, serta menekankan bahwa kepemimpinan harus berorientasi pada pelayanan dan mengurangi kepentingan pribadi.

Mengawal isu strategis daerah

Selain penguatan pengaderan internal, kepengurusan baru PMKRI Cabang Ruteng menyatakan komitmen untuk mengawal berbagai isu strategis di Manggarai dan wilayah sekitarnya.

Dalam laporan Oke Flores, Liano menyebutkan perlunya organisasi hadir mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak pada kepentingan warga, khususnya terkait pembangunan dan penanganan persoalan sosial.

Ia mendorong agar PMKRI menjadi ruang kaderisasi yang sah dan strategis untuk melahirkan pemimpin muda yang kritis terhadap kebijakan publik, sekaligus siap bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat sipil untuk mendorong perubahan di tingkat lokal.

Konteks pergantian kepemimpinan

Estafet kepemimpinan di PMKRI Cabang Ruteng Sanctus Agustinus periode 2026–2027 berlangsung dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-57 cabang tersebut.

Penetapan mandat dilakukan melalui RUAC XX pada 31 Agustus 2026, kemudian pengukuhan digelar pada 14 September 2026 di Margasiswa PMKRI Cabang Ruteng. Dalam momentum ini, organisasi menegaskan arah gerak satu tahun ke depan dengan fokus pada penguatan kaderisasi dan pengawalan isu-isu strategis daerah.

Data utama: periode kepemimpinan 2026–2027; Dies Natalis PMKRI Cabang Ruteng ke-57; dasar pengukuhan merujuk Ketetapan RUAC XX Nomor 07/RUAC/TAP/08/2026.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.