Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Warga Pulau Seraya Kecil Transplantasi 500 Stek Terumbu Karang

Kelompok masyarakat Pulau Seraya Kecil bersama komunitas penyelam transplantasi sekitar 500 stek terumbu karang pada 28 Mei 2022 di perairan Taman Laut Seraya Kecil, untuk memulihkan habitat laut dan mendukung wisata bahari Labuan Bajo.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Labuan Bajo — Warga Pulau Seraya Kecil, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, bersama komunitas penyelam setempat melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Taman Laut Seraya Kecil pada Sabtu, 28 Mei 2022, untuk memulihkan habitat laut di kawasan wisata bahari tersebut.[Victory News Manggarai Barat]

Menurut laporan Victory News Manggarai Barat, kelompok masyarakat dan komunitas penyelam menenggelamkan sekitar 500 stek terumbu karang dari dua jenis berbeda.[Victory News Manggarai Barat]

Bibit karang ditanam pada kedalaman kurang lebih enam meter dan berjarak sekitar 100 meter dari garis pantai di Taman Laut Seraya Kecil.[Victory News Manggarai Barat]

Tokoh muda Pulau Seraya Kecil, Abdul Rafa, menjelaskan lokasi transplantasi dipilih karena dekat dengan pantai dan mudah dijangkau wisatawan yang ingin snorkeling atau menyelam.[Victory News Manggarai Barat]

Data kegiatan

  • Pelaksana: kelompok masyarakat Pulau Seraya Kecil dan komunitas penyelam Kabupaten Manggarai Barat.[Victory News Manggarai Barat]
  • Jumlah transplantasi: sekitar 500 stek dari dua jenis terumbu karang.[Victory News Manggarai Barat]
  • Lokasi: perairan Taman Laut Seraya Kecil, dekat Pulau Seraya Kecil.[Victory News Manggarai Barat]
  • Kedalaman: sekitar enam meter.[Victory News Manggarai Barat]
  • Jarak dari pantai: sekitar 100 meter.[Victory News Manggarai Barat]

Rehabilitasi untuk laut dan penghidupan warga

Abdul Rafa menyatakan kerusakan terumbu karang di perairan Labuan Bajo berdampak pada biota laut dan mata pencaharian masyarakat pesisir.[Victory News Manggarai Barat]

Ia mengaitkan kerusakan dengan praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan dan tekanan lain terhadap ekosistem, sehingga diperlukan keterlibatan langsung masyarakat dalam pemulihan terumbu karang.[Victory News Manggarai Barat]

Laporan Victory News menggambarkan tekanan terhadap ekosistem di pulau-pulau kecil Kecamatan Komodo, antara lain penangkapan ikan menggunakan bahan peledak, penambangan pasir, dan pengambilan terumbu karang.[Victory News Manggarai Barat]

Tekanan terhadap terumbu karang juga tercermin dalam laporan lain mengenai praktik pengeboman ikan di sekitar Pulau Seraya Besar yang dikeluhkan warga karena merusak karang dan mengancam mata pencaharian nelayan lokal.[Ekorantt]

Warga Pulau Seraya Kecil, Rahman Hidayat, dalam laporan Victory News, menyebut berkurangnya terumbu karang berkaitan dengan menurunnya populasi ikan di perairan Labuan Bajo karena karang menjadi tempat hidup dan berkembang biak ikan.[Victory News Manggarai Barat]

Rahman mengajak berbagai pihak, termasuk bukan hanya nelayan, untuk ikut menjaga dan memulihkan terumbu karang yang berperan sebagai pelindung masyarakat pesisir dari hempasan ombak.[Victory News Manggarai Barat]

Kegiatan transplantasi di Taman Laut Seraya Kecil menempatkan masyarakat sebagai pelaksana utama rehabilitasi sumber daya pesisir.[Victory News Manggarai Barat]

Abdul Rafa berharap bibit karang yang ditanam dapat tumbuh dan memulihkan ekosistem laut, sekaligus mendukung ekonomi warga di tengah perubahan pariwisata pascapandemi Covid-19.[Victory News Manggarai Barat]

Terumbu karang sebagai aset wisata bahari

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat saat itu, Pius Baut, mengapresiasi kegiatan rehabilitasi yang dilakukan masyarakat dan komunitas penyelam.[Victory News Manggarai Barat]

Menurut Pius, transplantasi terumbu karang di kawasan Labuan Bajo sejalan dengan pembangunan taman laut yang mendukung daya tarik wisata bahari, termasuk di sekitar Taman Nasional Komodo.[Victory News Manggarai Barat]

Dalam laporan yang sama, Pius menilai terumbu karang memiliki fungsi ganda sebagai habitat ikan, pelindung pantai dari abrasi, dan daya tarik wisata yang dapat menggerakkan ekonomi pulau-pulau kecil di Kecamatan Komodo.[Victory News Manggarai Barat]

Kedekatan lokasi transplantasi dengan garis pantai memberi peluang wisatawan untuk menyaksikan upaya rehabilitasi karang melalui aktivitas snorkeling atau menyelam tanpa harus menggunakan perahu.[Victory News Manggarai Barat]

Konteks tekanan terhadap terumbu karang

Tekanan terhadap ekosistem terumbu karang di Labuan Bajo dan sekitarnya tidak hanya terkait aktivitas masyarakat lokal, tetapi juga praktik pariwisata dan penggunaan alat tangkap yang merusak.

Laporan mengenai pengeboman ikan di perairan Pulau Seraya Besar menunjukkan penggunaan bahan peledak masih terjadi dan merusak terumbu karang serta mengancam mata pencaharian nelayan.[Ekorantt]

Di sisi lain, penelitian tentang kesehatan terumbu karang di perairan Labuan Bajo mencatat bahwa ekosistem karang terancam oleh penggunaan alat tangkap merusak seperti bom dan racun, meski penggunaan bom dilaporkan menurun sejak akhir 1990-an.[Jurnal Harianregional]

Dalam konteks tersebut, langkah rehabilitasi oleh masyarakat Pulau Seraya Kecil dan komunitas penyelam menjadi bagian dari upaya lokal memulihkan ekosistem laut yang tertekan sekaligus mempertahankan daya tarik wisata bahari di Manggarai Barat.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.