Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Undana Salurkan Relawan dan Bantuan untuk Gempa Flores

Undana menyalurkan relawan, bantuan logistik, dan tim medis untuk penanganan gempa Flores. Kampus juga memberi relaksasi akademik serta keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Labuan Bajo — Universitas Nusa Cendana (Undana) menyalurkan bantuan dan relawan untuk penanganan dampak gempa bumi Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Kampus itu juga menyiapkan relaksasi akademik dan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa terdampak.

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan pada 15 Agustus 2026, Undana menyebut posko utama tanggap bencana ditempatkan di Gedung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rektorat Undana di Kupang. Posko itu menjadi pusat penerimaan logistik, pendaftaran relawan, dan koordinasi bantuan dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya.

Undana kemudian memberangkatkan tim kemanusiaan tahap pertama pada 19 Agustus 2026. Menurut laman resmi kampus, tim ini berangkat menuju Ende dengan membawa bantuan logistik dan perlengkapan darurat untuk asesmen awal di wilayah terdampak.

Pada 22 Agustus 2026, Undana melanjutkan pengiriman tim bantuan medis tahap kedua ke Flores. Kampus tersebut menyebut misi itu difokuskan pada layanan kesehatan fisik dan pemulihan psikologis bagi warga terdampak.

Relaksasi akademik dan bantuan UKT

Undana juga mengeluarkan kebijakan afirmatif bagi mahasiswa terdampak gempa. Dalam informasi resmi kampus, kebijakan itu mencakup kelonggaran jadwal perkuliahan hingga awal September 2026, perpanjangan waktu pembayaran UKT, dan opsi keringanan lanjutan bagi mahasiswa yang terdampak langsung.

Kampus juga menyiapkan bantuan bagi mahasiswa yang rumahnya rusak akibat gempa. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga keberlanjutan studi mahasiswa sambil memberi ruang bagi mereka untuk fokus pada kondisi keluarga dan tempat tinggal.

Di sisi lain, media lokal di Nusa Tenggara Timur melaporkan Undana mengerahkan 75 relawan dan menyiapkan dana Rp100 juta untuk mendukung penanganan bencana. Laporan itu juga menyebut dana terkumpul Rp53,5 juta hingga 17 Agustus 2026 pukul 23.00 WITA, serta pengiriman bantuan dalam dua gelombang.

Berdasarkan sumber resmi kampus, gelombang awal yang diberangkatkan berjumlah 20 personel, sedangkan pengiriman berikutnya berfokus pada tim medis dan relawan tambahan. Rangkaian langkah itu menunjukkan respons Undana dilakukan bertahap, mulai dari asesmen awal, dukungan medis, hingga bantuan akademik bagi mahasiswa terdampak.

Gempa Flores pada 15 Agustus 2026 memicu respons kebencanaan di sejumlah kabupaten di Pulau Flores. Undana menyatakan dukungan itu dijalankan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, dan jejaring kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.