RSUD Komodo Normalkan Layanan Poliklinik Pascagempa 7,7
RSUD Komodo Labuan Bajo kembali menjalankan layanan poliklinik secara normal pada awal September 2026 setelah sempat mengevakuasi pasien ke tenda darurat akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — RSUD Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, kembali menjalankan layanan poliklinik secara normal pada awal September 2026 setelah sempat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026.
Informasi mengenai normalisasi layanan poliklinik disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam rapat terbatas penanganan bencana yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada 7 September 2026. Menurut Suharyanto, seluruh layanan poliklinik di RSUD Komodo telah beroperasi normal dan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak gempa pada umumnya kembali fungsional.
Sebelumnya, gempa 7,7 magnitudo pada Sabtu, 15 Agustus 2026, membuat pasien di RSUD Komodo dievakuasi sementara ke luar gedung. Media nasional dan lembaga penyiaran publik melaporkan bahwa pasien ditempatkan di tenda darurat di halaman rumah sakit untuk mengantisipasi gempa susulan dan meminimalkan risiko berada di dalam bangunan yang mengalami guncangan.
Penataan ulang layanan RSUD Komodo
Dalam beberapa hari pertama pascagempa, sebagian ruang pelayanan di RSUD Komodo dialihfungsikan untuk menampung pasien. Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menjelaskan bahwa ruang tunggu di lantai satu dimanfaatkan sementara untuk menempatkan pasien dalam kondisi darurat yang tidak dapat mengevakuasi diri secara mandiri.
Pasien yang mampu melakukan evakuasi mandiri diarahkan kembali ke ruang perawatan setelah kondisi bangunan dinilai aman. Sebagian pasien lain tetap mendapat perawatan di tenda dan area terbuka sebelum secara bertahap dikembalikan ke dalam gedung seiring pemulihan fasilitas rumah sakit.
Laporan sejumlah media menunjukkan bahwa sebagian bangunan RSUD Komodo mengalami kerusakan, sehingga tenda-tenda darurat didirikan di halaman rumah sakit. Foto dan tayangan berita memperlihatkan pasien dirawat di tenda dan di area terbuka, sementara tenaga kesehatan melanjutkan pelayanan dengan dukungan fasilitas sementara.
Pemulihan layanan kesehatan pascagempa
BNPB menyatakan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, termasuk layanan kesehatan, secara umum telah kembali fungsional di wilayah terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. RSUD Komodo menjadi salah satu rumah sakit rujukan untuk penanganan korban luka berat dari kabupaten lain di Flores bagian timur.
Sejumlah korban luka berat dari Manggarai Timur dievakuasi ke Labuan Bajo menggunakan helikopter dan dirujuk ke rumah sakit di kawasan ini untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Pemindahan pasien dari daerah terdampak menunjukkan bahwa kapasitas layanan rumah sakit di Labuan Bajo, termasuk RSUD Komodo, kembali dimanfaatkan secara penuh dalam fase pemulihan.
Kementerian Kesehatan juga menyebut bahwa sebagian besar rumah sakit di wilayah terdampak gempa telah kembali beroperasi, meskipun beberapa fasilitas masih berfungsi sebagian karena kerusakan struktur. Dalam konteks ini, RSUD Komodo Labuan Bajo disebut sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang tetap memberikan layanan kepada pasien.
Dampak gempa terhadap fasilitas kesehatan
Gempa 7,7 magnitudo pada 15 Agustus 2026 berdampak pada sejumlah fasilitas kesehatan di Flores. Di Labuan Bajo, pasien RSUD Komodo dan sebuah rumah sakit swasta dievakuasi ke tenda darurat di halaman rumah sakit. Tenda-tenda medis darurat didirikan oleh berbagai unsur, termasuk aparat keamanan dan tenaga kesehatan, untuk memastikan pelayanan tidak terhenti.
Seiring berjalannya waktu, tenda darurat di halaman RSUD Komodo berfungsi sebagai ruang perawatan sementara sekaligus area transit bagi pasien sebelum dipindahkan kembali ke ruang perawatan di dalam gedung. Laporan media menyebutkan bahwa sebagian pasien telah kembali ke rumah masing-masing seiring membaiknya kondisi dan berfungsinya kembali layanan kesehatan di Labuan Bajo.
Sumber
- RRI.co.id - Gempa M7,7 Guncang NTT, Warga Labuan Bajo Panik hingga Pasien Rumah Sakit Dievakuasi
- Investor Daily - Infrastruktur hingga Layanan Kesehatan Mulai Pulih Pascagempa di NTT
- Liputan6 - Pasien Rumah Sakit Dirawat di Tenda Usai Gempa M 7,7
- Detik - TNI-Polri Evakuasi Puluhan Pasien di 2 Rumah Sakit Seusai Gempa Labuan Bajo
Berita berikutnya
23 Personel Polri Antar Bantuan Gempa ke Pasir Panjang Lewat Laut
Sebanyak 23 personel gabungan Polri menembus jalur laut untuk menyalurkan logistik bagi warga terdampak gempa di Dusun Pasir Panjang, Desa Pontianak,…
Baca juga



