Kabar Labuan Bajo

Jumat, 9 Oktober 2026

PGRI Flores Timur Salurkan Bantuan hingga Labuan Bajo

PGRI Flores Timur menyatakan bantuan untuk guru dan masyarakat terdampak gempa menjangkau delapan kabupaten. Rombongan menuntaskan penyaluran langsung hingga Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan buku catatan di atas permukaan meja kayu bertekstur.
Ilustrasi: Tumpukan buku catatan di atas permukaan meja kayu bertekstur. · Foto: Jessica Lewis 🦋 thepaintedsquare / Pexels

Labuan Bajo — PGRI Kabupaten Flores Timur menyatakan penyaluran bantuan bagi guru dan masyarakat terdampak gempa telah menjangkau delapan kabupaten dan dibawa langsung hingga Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Rombongan PGRI Flores Timur mengirimkan sembilan personel dan dua pengemudi untuk mendistribusikan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak. Perjalanan itu dituntaskan sampai Labuan Bajo dengan seluruh personel tetap sehat dan kendaraan tidak mengalami kendala berarti.

Cakupan penyaluran meliputi Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Tim mendatangi sejumlah sekolah untuk memastikan bantuan diterima penerima sesuai hasil pendataan.

Bantuan yang dibawa tidak hanya berupa sembako. Isinya mencakup meja dan kursi belajar, lemari arsip, tempat penampungan air, semen, seng, dan kompor. Di sejumlah wilayah, PGRI juga menyalurkan buku tulis serta alat tulis untuk siswa.

Bantuan menjangkau delapan kabupaten terdampak

Penyaluran ini penting bagi pembaca di Labuan Bajo karena Manggarai Barat menjadi titik akhir perjalanan bantuan sekaligus salah satu wilayah yang masuk dalam cakupan pendataan. Kebutuhan air bersih masih menjadi persoalan bagi guru dan masyarakat di sejumlah lokasi terdampak.

Menurut keterangan PGRI Flores Timur, penggalangan dan penyaluran diawali pendataan sekitar dua pekan menggunakan formulir digital. Setiap sekolah mencantumkan identitas, kebutuhan prioritas, akses lokasi, dan titik koordinat agar bantuan dapat diverifikasi serta dikemas sesuai kebutuhan.

Kebutuhan guru diprioritaskan karena sebagian hunian mereka rusak akibat gempa. Penyaluran langsung juga dimaksudkan untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima yang telah terdata di sekolah-sekolah terdampak.

Rangkaian bantuan ini berlangsung setelah gempa bumi 15 Agustus 2026 yang berdampak pada wilayah pendidikan di Flores dan Lembata. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebelumnya juga menyalurkan bantuan pendidikan dan menyiapkan dukungan pembelajaran darurat di sejumlah kabupaten Flores.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.