BMKG Ingatkan Kabut Dini Hari di Ende, Bajawa, dan Ruteng
BMKG memprakirakan cuaca NTT pada 1 Oktober 2026 umumnya cerah hingga berawan. Kabut berpotensi muncul dini hari di So'e, Ende, Bajawa, dan Ruteng.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ende — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 1 Oktober 2026 umumnya cerah hingga berawan sejak pagi sampai malam. Warga tetap perlu memperhatikan potensi hujan ringan, kabut, dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Pada dini hari, kabut diprakirakan muncul di So'e, Ende, Bajawa, dan Ruteng. Kondisi ini menjadi perhatian bagi warga yang bepergian atau beraktivitas di wilayah tersebut pada jam-jam dini hari.
Prakiraan BMKG menyebut cuaca pagi di NTT cenderung cerah hingga cerah berawan. Memasuki malam, kondisi diperkirakan tetap cerah hingga berawan, sedangkan sebagian wilayah dapat mengalami cerah hingga berawan tebal pada dini hari.
Kabut dini hari perlu diperhatikan di jalur Ende, Bajawa, dan Ruteng
Bagi pembaca di Flores, kabut di Ende, Bajawa, dan Ruteng berkaitan langsung dengan jarak pandang saat perjalanan dini hari. So'e juga masuk dalam wilayah yang disebut BMKG berpotensi mengalami kabut. Informasi ini terutama relevan bagi warga yang melintas antarkecamatan atau beraktivitas di ruang terbuka sebelum pagi.
Suhu udara NTT secara umum diprakirakan berada pada kisaran 21 hingga 34 derajat Celsius. Angin bertiup dari timur laut hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 5 sampai 30 kilometer per jam. BMKG menyebut kondisi angin tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah terbuka.
Prakiraan ini berlaku untuk Kamis, 1 Oktober 2026. Selain kabut, potensi hujan ringan dan angin kencang tetap perlu diperhatikan karena kondisi cuaca dapat berbeda antarwilayah NTT.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
BMKG Prakirakan Gelombang Sedang di Perairan Komodo
BMKG memprakirakan gelombang sedang di Perairan Taman Nasional Komodo pada 30 September hingga 1 Oktober 2026. Angin diperkirakan 8–25 knot.
Terbaru di Flores Raya

Berita utama hari ini

Baca juga





