Bagaimana PGRI Flores Timur Menuntaskan Perjalanan Bantuan di Labuan Bajo?
Rombongan PGRI Flores Timur yang membawa bantuan gempa telah mencapai Labuan Bajo, Manggarai Barat. Sembilan personel dan dua pengemudi dilaporkan sehat.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Pada 7 Oktober 2026, rombongan PGRI Flores Timur melaporkan telah menuntaskan perjalanan sampai Labuan Bajo, Manggarai Barat, untuk mengantarkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak gempa. Seluruh personel disebut tetap sehat dan kendaraan tidak mengalami kendala berarti.
Rombongan itu terdiri atas sembilan personel dan dua pengemudi. Mereka bergerak untuk mendistribusikan bantuan secara langsung ke sejumlah wilayah terdampak di Flores. Perjalanan dilakukan dari Larantuka hingga Labuan Bajo, dengan tantangan medan dan waktu tempuh yang panjang.
Menurut laporan, bantuan diangkut dan diturunkan oleh tim di lapangan. Bantuan tersebut ditujukan kepada guru dan masyarakat terdampak gempa. PGRI Flores Timur juga melakukan perjalanan langsung ke sejumlah sekolah agar bantuan diterima oleh penerima sesuai pendataan.
Perjalanan bantuan memperkuat jalur dukungan ke Manggarai Barat
Kabar tibanya rombongan menjadi informasi penting bagi pembaca di Labuan Bajo karena kota ini menjadi titik yang dilalui distribusi bantuan untuk wilayah Flores. Laporan perjalanan yang selesai dengan seluruh personel sehat juga memberi gambaran tentang kondisi tim dan kendaraan saat mencapai tujuan.
Peristiwa ini merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan setelah gempa yang berdampak di sejumlah wilayah Flores. PGRI Flores Timur menyebut distribusi bantuan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan penerima, termasuk kebutuhan guru dan masyarakat di lokasi terdampak. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan agenda lanjutan setelah rombongan menuntaskan perjalanan sampai Labuan Bajo.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Gubernur NTT Dukung Relaksasi Kredit OJK untuk Flores
Gubernur NTT mendukung kebijakan OJK untuk debitur terdampak gempa di delapan kabupaten Flores. Relaksasi berlaku tiga tahun sejak 28 September 2026.
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga





