Pemkab Manggarai Barat Menyiapkan Layanan Tinja Terjadwal di Labuan Bajo
Pemkab Manggarai Barat menyiapkan layanan lumpur tinja terjadwal di Labuan Bajo. Sistemnya akan menata data pelanggan, volume, ritasi, dan waktu layanan.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Cipta Karya Tata Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sedang mematangkan layanan lumpur tinja terjadwal di Labuan Bajo pada Senin, 6 Juli 2026. Rencana ini dibahas dalam rapat evaluasi di ruang rapat dinas terkait.
Layanan yang berjalan saat ini masih berbasis panggilan sesuai kebutuhan dan belum membagi wilayah pelayanan ke dalam zona yang jelas. Pelanggan paling banyak berada di Kecamatan Komodo, mencakup dua kelurahan dan empat desa di kawasan kota. Jangkauan pelayanan terjauh mencapai 15 km.
Sistem informasi yang disiapkan akan mencatat identitas pelanggan, volume lumpur, ritasi, dan waktu pelayanan. Data itu menjadi dasar agar penyedotan, pengangkutan, dan penjadwalan dapat dikelola lebih teratur.
Layanan terjadwal menata sanitasi Kecamatan Komodo
Data layanan saat ini mencatat 201 kepala keluarga atau titik pelanggan. Rinciannya terdiri atas 142 titik rumah tangga, 28 titik perhotelan, dan 31 titik perkantoran. Frekuensi penyedotan masih berbeda-beda, yakni satu hingga tiga kali per tahun, bergantung pada kebutuhan pelanggan.
Ke depan, pengurasan dirancang mengambil 80 persen isi tangki septik dan menyisakan 20 persen sebagai bakteri bio-starter. Penyedotan dijadwalkan setiap tiga tahun sekali. Pola ini memberi acuan bagi warga, pengelola usaha, dan penyedia layanan untuk menjaga tangki septik tetap berfungsi.
Untuk menyiapkan cakupan layanan, pemerintah telah melakukan sensus Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) dengan memakai daftar pelanggan yang pernah menerima layanan lumpur tinja tidak terjadwal. Sensus berfokus pada enam desa atau kelurahan di Kecamatan Komodo.
Pilot project sensus mencakup 70 kepala keluarga dari pelanggan rumah tangga dan nonrumah tangga. Area sasaran juga mencakup hotel, penginapan, pelabuhan, fasilitas pemerintahan, fasilitas kesehatan, dan perkantoran swasta.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan
Baca juga





