Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Pemkab Manggarai Barat Meluncurkan Vaksinasi HPV untuk Perempuan

Pemkab Manggarai Barat meluncurkan vaksinasi HPV bagi perempuan pada September 2025. Di Labuan Bajo, pemerintah daerah juga menggelar edukasi pencegahan kanker serviks dan mendorong skrining IVA bagi perempuan dewasa.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat meluncurkan program vaksinasi HPV untuk perempuan pada 2 September 2025 di halaman SMKS Stela Maris, Labuan Bajo. Program ini disebut menargetkan remaja putri dan perempuan usia produktif untuk pencegahan kanker serviks.

Dalam laporan InfoPublik, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan mendukung vaksinasi HPV. Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat Adrianus Ojo menyebut sasaran vaksinasi HPV tahun 2025 mencapai 4.959 orang, terdiri atas 3.064 anak sekolah dan 1.895 orang dari masyarakat umum.

Pelaksanaan vaksinasi dibagi dalam dua tahap, yakni dosis pertama pada September 2025 dan dosis kedua pada Oktober 2025, menurut InfoPublik. Program itu juga diposisikan sebagai upaya menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks di daerah tersebut.

Deteksi dini dan skrining

Di Labuan Bajo pada 23 Mei 2025, kegiatan sosialisasi pencegahan kanker leher rahim juga berlangsung dengan kehadiran pejabat daerah, menurut laporan Detik Bali. Dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Iien Adriany menyebut ada 65 perempuan di NTT yang meninggal akibat kanker serviks dalam tiga tahun terakhir, dan 84 perempuan di Manggarai Barat menderita kanker terkait HPV, dengan sembilan di antaranya meninggal dunia.

Masih menurut laporan yang sama, vaksinasi HPV tersedia gratis bagi anak perempuan dan laki-laki berusia 9 hingga 15 tahun, serta perempuan usia 30 hingga 69 tahun yang belum pernah melakukan skrining sebelumnya. Pemeriksaan IVA tetap disebut sebagai metode deteksi dini untuk perempuan usia dewasa.

Profil Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat memuat keterangan bahwa pemeriksaan IVA dilakukan oleh bidan atau dokter yang telah terlatih, dan tindak lanjutnya dilakukan oleh dokter terlatih di puskesmas. Dokumen itu juga mencatat perlunya pelayanan skrining pada perempuan usia 30-50 tahun.

Informasi yang dihimpun dari dua sumber itu menunjukkan bahwa Pemkab Manggarai Barat telah menggerakkan vaksinasi HPV dan edukasi pencegahan kanker serviks, tetapi rincian layanan lapangan seperti jadwal per puskesmas, mekanisme pendaftaran, dan cakupan capaian belum dijelaskan dalam sumber yang diperoleh.

Kolaborasi lintas sektor

Dalam pemberitaan InfoPublik, Pemkab Manggarai Barat menyatakan program vaksinasi HPV dijalankan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah menempatkan pencegahan kanker serviks sebagai agenda kesehatan yang memerlukan keterlibatan sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Program ini menjadi penting bagi warga Manggarai Barat karena layanan pencegahan dan deteksi dini dapat membantu menemukan risiko lebih awal. Di tingkat kebijakan daerah, vaksinasi HPV dan skrining IVA kini menjadi dua instrumen utama yang disebut dalam agenda kesehatan reproduksi perempuan.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.