Kunjungan Labuan Bajo Tembus Rekor 423,8 Ribu pada 2023
Data BPOLBF dan Dinas Pariwisata Manggarai Barat menunjukkan kunjungan Labuan Bajo mencapai rekor 423,8 ribu wisatawan pada 2023, sedikit turun menjadi 411,3 ribu pada 2024, lalu naik signifikan hingga 500.008 wisatawan sepanjang 2025.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo mencapai titik tertinggi sebanyak 423,8 ribu orang pada 2023, berdasarkan laporan data kunjungan yang disusun Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat.
Laporan BPOLBF tentang kunjungan Labuan Bajo 2019–2025 mencatat tren kenaikan sebelum pandemi, penurunan tajam pada 2020, lalu pemulihan hingga puncak 2023 dan sedikit koreksi pada 2024.
Perkembangan kunjungan 2017–2024
Menurut BPOLBF, kunjungan ke Labuan Bajo pada 2017 tercatat 125,1 ribu orang, naik menjadi 176,8 ribu pada 2018 dan 221,7 ribu pada 2019. Pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan tajam menjadi 51,6 ribu kunjungan pada 2020.
Setelah itu, jumlah kunjungan kembali meningkat menjadi 170,1 ribu pada 2021 dan 391,9 ribu pada 2022. Tahun 2023 menjadi tahun dengan kunjungan tertinggi, yakni 423,8 ribu wisatawan. Data BPOLBF menyebut angka 2024 turun menjadi 411,3 ribu, namun tetap lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi pada 2019.
Data tersebut sejalan dengan pernyataan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat yang mencatat total 423.847 wisatawan pada 2023 dan 411.349 wisatawan pada 2024, termasuk kunjungan ke kawasan Taman Nasional Komodo dan destinasi di luar kawasan.
Angka utama kunjungan tahunan menurut BPOLBF adalah sebagai berikut:
- 2017: 125,1 ribu kunjungan.
- 2018: 176,8 ribu kunjungan.
- 2019: 221,7 ribu kunjungan.
- 2020: 51,6 ribu kunjungan.
- 2021: 170,1 ribu kunjungan.
- 2022: 391,9 ribu kunjungan.
- 2023: 423,8 ribu kunjungan, tertinggi dalam periode 2017–2024.
- 2024: 411,3 ribu kunjungan.
Komposisi wisatawan nusantara dan mancanegara
Laporan BPOLBF menyebut wisatawan mancanegara sebagai kontributor utama kunjungan ke Labuan Bajo sepanjang 2017–2024, dengan jumlah yang konsisten lebih tinggi dibandingkan wisatawan nusantara.
Pada 2017, wisatawan nusantara tercatat 48,5 ribu dan wisatawan mancanegara 76,6 ribu, dengan total 125,1 ribu kunjungan. Pada 2019, wisatawan nusantara 55,4 ribu dan wisatawan mancanegara 166,3 ribu, sehingga total kunjungan menjadi 221,7 ribu.
Untuk 2024, Disparekrafbud Manggarai Barat mencatat 181.586 wisatawan nusantara dan 229.763 wisatawan mancanegara, dengan total 411.349 kunjungan. Data BPOLBF menyajikan pembedaan wisatawan nusantara dan mancanegara per tahun dan per bulan, tetapi tidak menguraikan faktor penyebab perubahan komposisi secara rinci dalam bentuk narasi.
Perkembangan kunjungan pada 2025
Laporan BPOLBF 2019–2025 memuat data kunjungan Januari–Juni 2025, termasuk rincian bulanan dan pembedaan wisatawan nusantara serta mancanegara. Namun, laporan tersebut tidak memuat penjelasan khusus mengenai faktor pendorong lonjakan pada bulan tertentu.
Di luar laporan BPOLBF, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat menyampaikan bahwa hingga akhir November 2025 kunjungan ke Labuan Bajo telah mencapai 403.464 wisatawan, terdiri atas 298.408 wisatawan mancanegara dan 105.056 wisatawan nusantara.
Data Disparekrafbud yang disampaikan pada Januari 2026 menunjukkan bahwa sepanjang 2025 total kunjungan ke Labuan Bajo mencapai 500.008 wisatawan, naik dibandingkan 411.349 wisatawan pada 2024. Puncak kunjungan 2025 terjadi pada Juli dengan 73.275 wisatawan, sementara kunjungan terendah tercatat pada Januari dengan 16.646 wisatawan.
Konteks tren pariwisata Labuan Bajo
Secara keseluruhan, data BPOLBF dan Disparekrafbud Manggarai Barat menunjukkan pola yang sama: pertumbuhan sebelum pandemi pada 2017–2019, penurunan tajam pada 2020, pemulihan kuat pada 2021–2023 dengan puncak 423,8 ribu–423.847 kunjungan pada 2023, sedikit penurunan ke 411,3 ribu–411.349 pada 2024, lalu kenaikan signifikan menjadi 500.008 wisatawan pada 2025.
Sepanjang periode tersebut, wisatawan mancanegara tetap mendominasi jumlah kunjungan, sementara destinasi di luar kawasan Taman Nasional Komodo menunjukkan tren peningkatan kontribusi dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber
- BPOLBF – Laporan Data Kunjungan Labuan Bajo 2019–2025
- CNN Indonesia – Jumlah Wisatawan ke Labuan Bajo Turun pada 2024
- Detik – Lampaui Target, 423.847 Turis Kunjungi Labuan Bajo Sepanjang 2023
- Labuanbajotoday.com – Labuan Bajo Dibanjiri 500 Ribu Turis Sepanjang 2025
- RRI Ende – Kunjungan Wisata Labuan Bajo Tembus 500 Ribu
- Goodstats – Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo 2020–2025
- BPOLBF, Laporan Data Kunjungan Labuan Bajo 2019-2025
Berita berikutnya

Kemendikdasmen: Manggarai Barat Punya 81 SMP, Komodo Terbanyak
Data Referensi Kemendikdasmen mencatat 81 SMP di Kabupaten Manggarai Barat yang tersebar di 12 kecamatan. Komodo memiliki 13 sekolah, terbanyak di ant…
Baca juga




