Krisis Air dan Sekolah Darurat Membayangi Flores
Lebih dari 140 keluarga di Desa Sisir, Manggarai Timur, menghadapi krisis air bersih dan harus mencari sumber air hingga tiga kilometer. Di Nagekeo, siswa SDN Kaburea belajar di bawah tenda.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Manggarai Timur — Laporan bertanggal 16 Oktober 2026 mencatat lebih dari 140 keluarga di Desa Sisir masih mengalami krisis air bersih. Sebagian warga harus menempuh hingga tiga kilometer menuju sumber air. Pada laporan yang sama, kegiatan belajar di SDN Kaburea, Nagekeo, berlangsung di bawah tenda dengan siswa duduk beralaskan terpal.
Krisis air di Desa Sisir, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, terjadi setelah sumur-sumur warga mengering. Warga harus mengantre sejak dini hari di sumber air yang debitnya terbatas, sementara air yang diperoleh disebut berbau dan kotor. Dusun Nganta menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak, dengan lebih dari 60 kepala keluarga dan satu fasilitas kesehatan ikut mengalami kesulitan air.
Krisis air dan sekolah darurat menekan layanan dasar warga
Dua kondisi ini menunjukkan tekanan pada kebutuhan dasar di wilayah Flores. Warga Desa Sisir tidak hanya menghadapi jarak pengambilan air, tetapi juga biaya tambahan untuk mengangkut jeriken. Laporan RRI menyebut sebagian warga membayar Rp10 ribu untuk setiap jeriken yang diangkut menggunakan sepeda motor.
Di Nagekeo, siswa SDN Kaburea tetap belajar di bawah tenda. Mereka duduk beralaskan terpal, sehingga kegiatan belajar berlangsung dalam ruang darurat, bukan bangunan sekolah yang layak. Laporan yang tersedia tidak menjelaskan penyebab kondisi sekolah tersebut atau jadwal pemulihan fasilitasnya.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur sebelumnya menyatakan akan mengupayakan pembangunan sumur bor sesuai kebutuhan dan permintaan warga. Namun, laporan RRI menyebut rencana itu belum terealisasi. Warga berharap penyediaan sarana air bersih dapat dilakukan secara berkelanjutan, terutama bagi permukiman dan fasilitas kesehatan yang ikut terdampak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Manggarai Timur Siapkan 2.503 Hunian Sementara Pascagempa
Manggarai Timur memasuki fase pemulihan gempa Flores dengan alokasi 2.503 hunian sementara. Sebanyak 17 unit selesai dan 743 unit masih dikerjakan.
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan
Berita utama hari ini

Baca juga





