140 Murid di Manggarai Barat Ikuti Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini
Kantor Kementerian Agama Manggarai Barat membekali 140 murid dari empat sekolah tentang pencegahan pernikahan dini, pergaulan sehat, dan kesehatan reproduksi.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat memberikan pembekalan pencegahan pernikahan dini, pergaulan sehat, dan kesehatan reproduksi kepada 140 murid. Kegiatan melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) itu berlangsung di MAN Manggarai Barat pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Peserta berasal dari MAN Manggarai Barat, SMAN 1 Komodo, SMPN 1 Komodo, dan MTsN 2 Manggarai Barat. Materi diarahkan untuk membantu pelajar mengenali potensi diri, merancang karier, melindungi diri dari perilaku berisiko, serta memahami pentingnya menyelesaikan pendidikan sebelum membangun keluarga.
Pembekalan menyasar kesiapan pelajar Manggarai Barat
Ketua panitia Ahmad Yasin menyebut BRUS sebagai ruang pembinaan preventif untuk memperkuat karakter, pemahaman agama, dan kesiapan remaja dalam merencanakan masa depan. Kegiatan ini juga mendorong peserta memahami risiko pernikahan dini dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Muhaemin menyampaikan materi pencegahan pernikahan dini. Staf Bimas Islam Ayu Wulandari membahas pencegahan problematika remaja dan pemulihan mental, sementara Kepala UPTD Puskesmas Labuan Bajo Relitasi Goreti Ilut memberikan edukasi kesehatan reproduksi untuk remaja usia sekolah.
Bagi pelajar dan keluarga di Labuan Bajo serta Kecamatan Komodo, materi ini berkaitan langsung dengan keberlanjutan pendidikan, pergaulan sehat, dan kesiapan membangun keluarga. Pengetahuan dari kegiatan tersebut diharapkan dibagikan kepada teman sebaya agar kesadaran mengenai bahaya pernikahan dini, kesehatan reproduksi, dan kesiapan berkeluarga meluas di kalangan pelajar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Berita utama hari ini

Baca juga




