IFG Salurkan Bantuan Rp120 Juta ke Tiga Desa di Lembor
IFG bersama anggota holding menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp120 juta kepada warga terdampak gempa di tiga desa Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, pada 18 Agustus 2026.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — IFG bersama anggota holding menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp120 juta kepada warga terdampak gempa di tiga desa di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Penyaluran dilakukan pada 18 Agustus 2026 dan diumumkan IFG sehari kemudian melalui siaran pers resmi.
Bantuan itu disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok dan perlengkapan penunjang. Menurut IFG, paket bantuan mencakup mi instan, minyak goreng, telur ayam, susu untuk anak dan balita, beras, selimut, tikar, serta obat-obatan.
Tiga desa penerima bantuan ialah Desa Pong Majok, Desa Wae Mowol, dan Desa Ngancar. IFG menyebut ketiga desa itu dipilih berdasarkan tingkat keterdampakan pascagempa agar bantuan menjangkau warga yang paling membutuhkan pada masa tanggap darurat.
Disalurkan bersama lima anggota holding
Penyaluran bantuan dilakukan IFG bersama PT Jasa Raharja (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia, PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Asuransi Jasa Indonesia, dan IFG Life. Dalam siaran persnya, IFG menyebut perusahaan itu merupakan holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi.
IFG juga menyatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan diserahkan langsung kepada warga di tiga desa di Kecamatan Lembor.
Di sisi lain, Asuransi Jasindo menyebut penyaluran bantuan itu dilakukan bersama IFG dan Perumda untuk masyarakat di Desa Pong Majok, Wae Mowol, dan Ngancar. Keterangan Jasindo juga menegaskan bantuan diberikan untuk kebutuhan dasar warga di tengah masa tanggap darurat.
Rincian resmi yang tersedia tidak memuat jumlah keluarga penerima, titik pembagian, atau jadwal distribusi per desa. IFG hanya menyebut bantuan akan dipantau sejalan dengan perkembangan kondisi di lokasi terdampak.
Secara terpisah, media lokal melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Manggarai Barat terdampak gempa Flores yang terjadi pada pertengahan Agustus 2026. Laporan itu sejalan dengan keterangan IFG bahwa bantuan diarahkan ke wilayah yang paling terdampak di Kecamatan Lembor.
Data bantuan: nilai bantuan Rp120 juta; waktu penyaluran 18 Agustus 2026; lokasi Desa Pong Majok, Desa Wae Mowol, dan Desa Ngancar; bentuk bantuan kebutuhan pokok, selimut, tikar, dan obat-obatan.
IFG menyebut akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memantau kebutuhan masyarakat pada tahap berikutnya. Perusahaan juga menempatkan penyaluran ini sebagai bagian dari respons darurat atas dampak gempa di Manggarai Barat.
Konteks
Gempa yang berdampak di Manggarai Barat pada Agustus 2026 memicu penyaluran bantuan kemanusiaan dari sejumlah lembaga dan perusahaan. Dalam kasus IFG, bantuan dipusatkan di tiga desa Kecamatan Lembor yang disebut paling membutuhkan dukungan pada masa tanggap darurat.
Sumber
Berita berikutnya
Imigrasi Labuan Bajo Salurkan 1 Ton Beras ke Korban Gempa Sano Nggoang
Kantor Imigrasi Labuan Bajo bersama Forkopimda Manggarai Barat menyalurkan bantuan 1 ton beras kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Sano Nggoang…
Baca juga



