Kabar Labuan Bajo

Minggu, 27 September 2026

Icha dan Evin Jadi Yatim Piatu akibat Gempa Flores

Icha dan Evin dari Dusun Welong, Desa Wae Mulu, kehilangan kedua orang tua dalam gempa Flores. Keduanya bertahan di tenda pengungsian dan menerima bantuan kebutuhan dasar.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan perairan tenang berlatar perbukitan di bawah langit mendung kelabu tebal.
Ilustrasi: Pemandangan perairan tenang berlatar perbukitan di bawah langit mendung kelabu tebal. · Foto: Liudmyla Shalimova / Pexels

Manggarai — Dua bersaudara, Clarista Marisa Tangkang (Icha) dan Maria Refina Setia (Evin), warga Dusun Welong, Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, menjadi yatim piatu setelah ayah dan ibu mereka meninggal tertimpa reruntuhan rumah saat gempa Flores. Peristiwa gempa berkekuatan magnitudo 7,7 itu terjadi pada 15 Agustus 2026.

Romanus Tangkang dan Yuliana Madi meninggal dunia dalam bencana tersebut. Icha dan Evin kemudian bertahan bersama saudara-saudaranya di tenda pengungsian darurat.

Bantuan untuk mereka disalurkan dalam kondisi pengungsian. Bantuan itu mencakup sembako, perlengkapan sekolah, peralatan dapur, dan terpal. Penyaluran dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama KAGAMA.

Mengapa kisah Wae Mulu penting bagi pembaca Labuan Bajo

Warga Labuan Bajo dan wilayah Flores perlu memperhatikan dampak gempa tidak hanya pada kerusakan bangunan, tetapi juga pada keluarga yang kehilangan anggota rumah tangga. Kisah dari Dusun Welong menunjukkan kebutuhan pengungsian yang bersifat harian, termasuk pangan, perlengkapan sekolah, peralatan dapur, dan pelindung sementara.

Icha dan Evin merupakan warga Dusun Welong yang kehilangan kedua orang tua setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores. Keduanya berada di Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, dan bertahan di tenda pengungsian.

Gempa tersebut berdampak pada sejumlah keluarga di Flores. Untuk Icha dan Evin, kehilangan orang tua membuat dukungan keluarga serta bantuan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dari masa pengungsian.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.