BPOM Salurkan Bantuan Gempa untuk Tiga Kabupaten di Flores
Balai POM di Ende menyalurkan bantuan gempa ke Ende, Nagekeo, dan Ngada. Hingga 22 September, produk obat, pangan, dan logistik yang terdata bernilai lebih dari Rp903 juta.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ende — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Ende, Nagekeo, dan Ngada, Nusa Tenggara Timur. Data hingga 22 September 2026 mencatat lebih dari 209 ribu produk obat, 26 ribu produk pangan, dan sekitar 7.740 produk logistik; sampai 23 September, empat tahap penyaluran telah dilakukan.
Bantuan dihimpun dan disalurkan melalui Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Ende. Nilai produk yang terdata mencapai lebih dari Rp903 juta. Angka itu tidak termasuk donasi uang sebesar Rp250 juta yang telah disalurkan.
Bantuan menjangkau tiga kabupaten di Flores
Bagi warga di Ende, Nagekeo, dan Ngada, penyaluran ini berarti tambahan pasokan obat, pangan, serta kebutuhan logistik setelah gempa. Seluruh donasi uang disebut telah dibagikan secara proporsional kepada tiga kabupaten sesuai kebutuhan masyarakat.
Balai POM di Ende menerima bantuan dari sejumlah pihak untuk kemudian mengoordinasikan penyalurannya di wilayah terdampak. Hingga 22 September 2026, barang yang terdata terdiri atas lebih dari 209 ribu produk obat, 26 ribu produk pangan, dan sekitar 7.740 produk logistik lainnya.
Sampai 23 September 2026, penyaluran telah berlangsung dalam empat tahap. Bantuan dari beberapa mitra masih dalam perjalanan. Setelah diterima dan dikoordinasikan sesuai kebutuhan masyarakat, bantuan tersebut akan disalurkan kembali pada tahap berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Penerimaan Nagekeo Baru 19,77 Persen Setelah Gempa Flores
Rapat pascabencana di Flores mencatat realisasi penerimaan Nagekeo baru Rp4,5 miliar atau 19,77 persen dari target Rp22,8 miliar. Layanan pajak diperl…
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga





