Kabar Labuan Bajo

Jumat, 25 September 2026

Pengungsi Gempa Palue Masih Kesulitan Mendapat Air Bersih

Pengungsi gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, masih menghadapi keterbatasan air bersih. Bantuan mobil tangki belum memenuhi kebutuhan warga di sejumlah posko.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan galon air minum biru tersusun rapi di bawah sinar matahari.
Ilustrasi: Deretan galon air minum biru tersusun rapi di bawah sinar matahari. · Foto: Thilina Alagiyawanna / Pexels

Palue — Warga di sejumlah posko pengungsian di Pulau Palue, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, masih kesulitan memperoleh air bersih lebih dari sebulan setelah gempa Flores. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka yang dikutip RRI mencatat 924 kepala keluarga atau 3.462 jiwa masih bertahan di pengungsian.

Distribusi air menggunakan mobil tangki sudah dilakukan, tetapi jumlahnya belum memenuhi kebutuhan warga. Warga umumnya menerima satu hingga dua jeriken, sementara bantuan itu disebut belum mencukupi kebutuhan satu desa.

Di Pulau Palue, jumlah pengungsi tercatat 892 kepala keluarga atau 3.340 jiwa yang tersebar di sejumlah posko. Marni Sugo, warga Desa Rokirole, mengatakan air bersih dan penerangan masih menjadi persoalan di lokasi pengungsian.

Air bersih Palue menyangkut kebutuhan dasar pengungsi

Persoalan ini penting bagi pembaca di Labuan Bajo karena memperlihatkan kebutuhan dasar warga terdampak bencana di wilayah kepulauan Nusa Tenggara Timur. Akses air tidak hanya berkaitan dengan konsumsi harian, tetapi juga dengan keberlangsungan hidup warga yang masih tinggal di tenda dan posko.

Laporan lain dari Tribun Flores menyebut persediaan air minum di Palue mulai menipis setelah cuaca panas membuat bak penampungan air hujan mengering. Laporan tersebut mengutip Camat Palue, Rudolfus Riba, yang menyatakan kondisi itu membuat kebutuhan air bersih semakin mendesak.

Pemerintah daerah menyatakan pemenuhan air bersih, pangan, kesehatan, sanitasi, dan kebutuhan dasar lain masih diperlukan secara bertahap.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.