Gugun Gumilar Salurkan Beasiswa ke Siswa MTsN 2 dan SMAK Seminari Manggarai Barat
Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi di MTsN 2 Manggarai Barat dan SMAK Seminari Santo Yohanes Paulus II, Labuan Bajo, pada 2 September 2026 sebagai bagian dukungan pendidikan pascabencana…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 4 menit baca
Labuan Bajo — Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi di MTs Negeri 2 Manggarai Barat dan SMAK Seminari Santo Yohanes Paulus II Manggarai Barat pada Rabu, 2 September 2026, sebagai dukungan pendidikan bagi anak-anak di Nusa Tenggara Timur yang baru saja terdampak gempa Flores.
Menurut laporan RM.id, kunjungan Gugun berlangsung di tengah situasi pascabencana di sejumlah wilayah NTT. Dalam kegiatan itu, ia menyampaikan bahwa bencana tidak boleh memadamkan cita-cita pelajar dan beasiswa menjadi cara menjaga harapan mereka untuk tetap melanjutkan pendidikan.
RM.id menulis, beasiswa diberikan kepada sejumlah siswa berprestasi sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap semangat melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita. Laporan tersebut tidak merinci jumlah penerima, besaran bantuan, maupun mekanisme penyalurannya.
Dalam pemberitaan yang sama, Gugun menegaskan bahwa bantuan pendidikan ini juga merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak NTT. Ia menyampaikan pesan bahwa para pelajar perlu terus menjaga motivasi belajar meskipun sedang menghadapi masa sulit setelah bencana.
Dukungan pascabencana gempa Flores
Situasi pascabencana yang menjadi latar kunjungan Gugun berkaitan dengan gempa Flores yang berdampak pada sejumlah wilayah di NTT, termasuk Manggarai Barat. Katolikana melaporkan, Menteri Agama Nasaruddin Umar datang ke Manggarai Barat untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp 3 miliar bagi masyarakat terdampak gempa Flores dan mengunjungi SMAK Seminari Santo Yohanes Paulus II di Labuan Bajo pada Kamis, 3 September 2026.
RRI mencatat, pada hari yang sama Menteri Agama juga meninjau langsung kondisi MTsN 2 Manggarai Barat yang terdampak gempa. Siswa di madrasah tersebut masih belajar di tenda darurat akibat kerusakan bangunan. Kunjungan Gugun dengan program beasiswa berlangsung sehari sebelumnya, Rabu, 2 September 2026, di dua lembaga pendidikan yang sama.
RM.id menyebut, beasiswa yang diberikan Gugun bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan upaya menjaga harapan anak-anak agar tetap memiliki kesempatan berkembang. Dalam laporannya, Gugun mengatakan bahwa beasiswa adalah ikhtiar untuk membantu anak-anak tetap sekolah, terus belajar, dan percaya bahwa mereka memiliki masa depan yang besar.
Pesan tentang pendidikan dan keterampilan masa depan
Selain menyerahkan beasiswa, Gugun memanfaatkan kunjungan ke Manggarai Barat untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Ia mendorong siswa agar berani mengejar kesempatan belajar di tingkat internasional dan tidak membatasi cita-cita hanya karena berasal dari daerah yang jauh dari pusat kota.
RM.id melaporkan, Gugun mengajak para pelajar untuk mempersiapkan keterampilan yang relevan dengan masa depan, termasuk penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan bahasa asing. Ia secara khusus menyebut pentingnya mempelajari bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa lainnya, sekaligus meningkatkan kemampuan teknologi dan membangun karakter yang kuat.
Dalam konteks pemulihan pascabencana, Gugun menekankan bahwa dukungan tidak hanya menyasar sarana dan prasarana fisik, tetapi juga semangat dan kepercayaan diri anak-anak. Beasiswa dan pendampingan belajar diposisikan sebagai bagian dari upaya menjaga agar generasi muda di NTT tetap memiliki akses pendidikan dan peluang pengembangan diri.
Rangkaian kunjungan di Manggarai Barat
Kunjungan ke MTsN 2 Manggarai Barat dilakukan di madrasah negeri yang berlokasi di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Data resmi Kemendikdasmen menyebut MTsN 2 Manggarai Barat sebagai satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama. Sementara itu, SMAK Seminari Santo Yohanes Paulus II dikenal sebagai sekolah menengah katolik untuk calon imam yang menjadi salah satu pusat pendidikan di Labuan Bajo.
Menurut Katolikana, sehari setelah Gugun memberikan beasiswa, Menteri Agama Nasaruddin Umar sendiri hadir di SMAK Seminari Santo Yohanes Paulus II dan MTsN 2 Manggarai Barat untuk menyampaikan bantuan tanggap darurat gempa serta menguatkan para siswa. Rangkaian kegiatan ini menempatkan sekolah dan madrasah di Manggarai Barat sebagai salah satu fokus layanan pendidikan dan kemanusiaan pascagempa Flores.
Sumber
- RM.id - Stafsus Menag Gugun Gumilar Bangkitkan Mimpi Anak Madrasah NTT Lewat Beasiswa
- Katolikana - Sisi Kemanusiaan Menag Nasaruddin dan Uskup Mgr. Maksi di Tanggap Darurat Gempa Flores
- RRI Ende - Menag Tinjau MTsN 2 Mabar, Siswa Tetap Belajar di Tenda Darurat
- Referensi Data Pendidikan Kemendikdasmen - MTsN 2 Manggarai Barat
- Floresku - Berkunjung ke SMAK Seminari Labuan Bajo, Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Satu Miliar Rupiah
Berita berikutnya

PCNU Manggarai Barat Titip Catatan Usai Muktamar ke-35 NU
Ketua PCNU Manggarai Barat H. Ishak M. Jabi menyampaikan profisiat kepada Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz…
Baca juga




