Belanja Manggarai Barat Tertinggal Setelah Penanganan Gempa
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyebut penanganan gempa menghambat realisasi belanja daerah. Pemerintah menyiapkan percepatan kegiatan dan penyerapan anggaran.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Manggarai Barat — Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyatakan realisasi belanja daerah belum optimal setelah perangkat daerah dikerahkan menangani dampak gempa selama lebih dari sebulan. Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna Ke-5 DPRD Manggarai Barat, Rabu, 14 Oktober 2026.
Menurut penjelasan pemerintah daerah, perangkat daerah dikerahkan menangani dampak gempa sejak 16 Agustus hingga 30 September 2026. Kondisi tersebut membuat kegiatan rutin belum berjalan optimal. Faktor lain yang disebut ialah sejumlah kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik masih dalam tahap pelaksanaan, meskipun dananya telah masuk ke kas daerah.
Sorotan fraksi juga menyangkut selisih realisasi pendapatan sebesar 71,20 persen dan belanja 59,76 persen. Selisih itu dinilai berpotensi memicu sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA). Pemerintah daerah menyatakan percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran akan dilakukan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Serapan anggaran menentukan ruang pemulihan Manggarai Barat
Bagi warga Manggarai Barat, perkembangan ini berkaitan langsung dengan kecepatan program pemerintah setelah gempa. Anggaran yang terserap perlu diterjemahkan menjadi kegiatan yang berjalan, sementara pembahasan anggaran tetap harus menjaga kesehatan fiskal daerah.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menyatakan dukungan penganggaran kembali bagi kegiatan prioritas 2026 yang diperkirakan tidak tuntas akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan lanjutan sesuai ketentuan. Pemerintah dan DPRD juga diminta memastikan program yang disepakati menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat pemulihan pascagempa, serta menjaga penggunaan anggaran tetap efektif dan akuntabel.
Pembahasan RAPBD 2027 berlanjut di tingkat komisi dan Badan Anggaran DPRD sebelum rancangan anggaran ditetapkan. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin, didampingi Wakil Ketua I Rikardus Jani, merupakan bagian dari tahapan pembahasan anggaran daerah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Manggarai Barat
BPBD Manggarai Barat Tunda Distribusi Bantuan Gempa Saat Pilkades
BPBD Manggarai Barat menunda sementara penyaluran bantuan gempa pada hari pemungutan suara Pilkades, 29 September 2026. Bantuan yang tersisa dijadwalk…
Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga




