19 Relawan Mobile Clinic Layani Puskesmas Terdampak di Manggarai Barat
Sebanyak 19 relawan kesehatan Pusat Krisis Kementerian Kesehatan melayani warga di puskesmas terdampak gempa bermagnitudo 7,7 di Manggarai Barat melalui layanan mobile clinic pada 9–19 September 2026, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat bekerja sama dengan Pusat Krisis Kementerian Kesehatan menggelar pelayanan kesehatan mobile clinic di sejumlah puskesmas terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
Pelayanan dilakukan oleh tim relawan kesehatan batch kedua yang beranggotakan 19 relawan dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, bertugas sejak 9 sampai 19 September 2026 di puskesmas-puskesmas yang terdampak di wilayah Manggarai Barat.
Menurut pemberitaan RRI, para relawan dibagi menjadi dua tim dan ditempatkan di beberapa puskesmas yang terdampak gempa untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Salah satu lokasi pelayanan yang disebutkan adalah Puskesmas Wersawe di Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat. Di puskesmas ini, dokter dan tenaga kesehatan relawan memeriksa warga terdampak gempa bersama tenaga kesehatan setempat.
Tenaga kesehatan dan cakupan layanan
Relawan kesehatan batch kedua terdiri atas dokter umum, dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, psikolog, perawat, apoteker, asisten apoteker, serta tenaga kesehatan lainnya.
Menurut keterangan Dinas Kesehatan Manggarai Barat yang dikutip RRI, kehadiran dokter spesialis langsung di puskesmas memberi kesempatan kepada warga terdampak untuk memeriksakan kesehatan dan berkonsultasi tanpa harus pergi ke rumah sakit.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk memanfaatkan layanan mobile clinic, termasuk layanan dokter spesialis, baik untuk pemeriksaan rutin maupun konsultasi terkait keluhan kesehatan pascabencana.
Pelayanan mobile clinic tidak dibatasi pada kelompok umur tertentu. Sasaran layanan mencakup ibu hamil, bayi baru lahir, balita, anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia, dengan fokus pada wilayah dan fasilitas kesehatan yang terdampak langsung gempa.
Wilayah terdampak dan dukungan fasilitas kesehatan
Gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores berdampak pada fasilitas kesehatan di sejumlah kabupaten. Data Kementerian Kesehatan yang dikutip media nasional menyebutkan dari sekitar 190 puskesmas di Flores, 68 puskesmas mengalami kerusakan, dan 19 di antaranya belum dapat beroperasi karena rusak berat.
Dari 19 puskesmas yang belum beroperasi tersebut, empat berada di Kabupaten Manggarai Barat. Di kabupaten ini terdapat 26 puskesmas yang melayani berbagai kecamatan, sehingga kerusakan fasilitas berdampak pada akses layanan kesehatan warga di wilayah terdampak.
Untuk memperkuat pelayanan di fasilitas kesehatan yang terdampak, Kementerian Kesehatan mengerahkan ratusan relawan medis ke berbagai kabupaten di Flores, termasuk Manggarai Barat. Mereka bertugas memulihkan layanan kesehatan dasar, mendukung tenaga kesehatan setempat, dan memastikan kebutuhan kesehatan penyintas gempa tetap terlayani.
Jadwal dan tujuan pelayanan
Di Manggarai Barat, tim relawan Pusat Krisis Kementerian Kesehatan batch kedua dijadwalkan memberikan pelayanan mobile clinic hingga 19 September 2026. Pelayanan bergerak ini dilakukan dari satu wilayah ke wilayah lain yang terdampak, terutama puskesmas yang mengalami kerusakan dan keterbatasan layanan.
Pelayanan mobile clinic bertujuan mendukung pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana, menjaga keberlangsungan layanan di tengah kerusakan fasilitas, dan memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di puskesmas yang terdampak gempa.
Menurut Dinas Kesehatan Manggarai Barat, keberadaan relawan dan dokter spesialis di puskesmas diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak dan membantu mengurangi beban rumah sakit rujukan di wilayah sekitar.
Sumber
Berita berikutnya
Alumni Akpol 1995 Kirim 1.200 Paket Bantuan ke Tiga Kabupaten
Sebanyak 1.200 paket bantuan dari Alumni Ikatan Peduli Eks Batalyon Patria Tama Akpol 1995 dikirim ke Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada untuk warg…
Baca juga



