Kabar Labuan Bajo

Senin, 21 September 2026

Rp1,3 Triliun untuk KSPN Labuan Bajo, Ini Rincian Proyek PUPR 2020

Kementerian PUPR mengalokasikan Rp1,3 triliun untuk pengembangan infrastruktur KSPN Labuan Bajo pada 2020. Dana itu mencakup jalan, pengamanan pantai, penataan kawasan, dan rumah swadaya.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Labuan Bajo — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengalokasikan Rp1,3 triliun untuk pengembangan infrastruktur di KSPN Labuan Bajo pada 2020. Dana itu dipakai untuk pekerjaan sumber daya air, jalan dan jembatan, permukiman, serta perumahan, menurut keterangan pemerintah dan laporan media lokal pada 26 April 2020.

Rincian alokasi yang dilaporkan menunjukkan bidang sumber daya air mendapat Rp67,7 miliar, bidang jalan dan jembatan Rp420,1 miliar, bidang permukiman Rp646,3 miliar, dan bidang perumahan Rp174,5 miliar. Pemerintah menyebut anggaran perumahan itu untuk pembangunan 315 unit rumah baru swadaya pariwisata bagi warga Manggarai Barat.

Rincian proyek

Di bidang sumber daya air, anggaran Rp67,7 miliar diarahkan antara lain untuk sarana pengaman Pantai Loh Buaya di Pulau Rinca. Pada bidang jalan dan jembatan, dana Rp420,1 miliar mencakup peningkatan jalan kawasan pariwisata Waecicu dan pembangunan jalan akses pelabuhan.

Untuk bidang permukiman, pemerintah menempatkan Rp646,3 miliar pada penataan kawasan Pantai Marina-Bukit Pramuka dan kawasan Puncak Waringin. Sementara itu, bidang perumahan mendapat Rp174,5 miliar untuk rumah swadaya pariwisata.

Dalam rilis pemerintah pada September 2020, Kementerian PUPR menyebut anggaran 2020 untuk pengembangan KSPN Labuan Bajo sebesar Rp1,3 triliun dan menegaskan program terpadu itu mencakup jalan, sumber daya air, permukiman, dan perumahan. Informasi ini sejalan dengan laporan media pada 26 April 2020 yang mengutip Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dulla mengenai rincian alokasi proyek.

Konteks pengembangan

Program infrastruktur di Labuan Bajo menjadi bagian dari penataan kawasan wisata yang lebih luas di lima kawasan strategis pariwisata nasional. Dalam pemberitaan pemerintah, penataan itu diarahkan untuk memperbaiki konektivitas, menata kawasan wisata, dan mendukung fasilitas pendukung pariwisata di Labuan Bajo.

Pada pertengahan 2020, pemerintah juga melaporkan pekerjaan di Labuan Bajo sudah berjalan, termasuk penataan jalan, trotoar, dan drainase di sejumlah ruas utama. Laporan resmi pada September 2020 menyebut peningkatan jalan kawasan pariwisata Waecicu, Jalan Soekarno Atas, dan Jalan Soekarno Bawah masuk dalam paket pekerjaan tahun itu.

Dengan alokasi tersebut, pemerintah menjadikan Labuan Bajo sebagai salah satu fokus utama pembangunan infrastruktur pariwisata pada 2020. Rincian yang dipublikasikan menunjukkan porsi terbesar anggaran berada pada penataan permukiman dan konektivitas jalan.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.