Kabar Labuan Bajo

Kamis, 8 Oktober 2026

Pelatih Valencia Labuan Bajo: Siapa Fernando Martín Carreras?

Istilah “pelatih Valencia Labuan Bajo” merujuk pada Fernando Martín Carreras, pelatih tim B perempuan Valencia CF yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar pada 26 Desember 2025.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong bangunan kosong dengan tiang bernomor di sisinya dan jendela berterali di ujungnya.
Ilustrasi: Lorong bangunan kosong dengan tiang bernomor di sisinya dan jendela berterali di ujungnya. · Foto: alperen / Pexels

“Pelatih Valencia Labuan Bajo” merujuk pada Fernando Martín Carreras, pelatih tim B perempuan Valencia CF asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, pada 26 Desember 2025. Jenazahnya kemudian ditemukan dan diidentifikasi dalam operasi pencarian.

Siapa pelatih Valencia yang dimaksud?

Fernando Martín Carreras adalah pelatih tim B perempuan Valencia CF. Ia berada di Labuan Bajo bersama keluarganya ketika kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, pada 26 Desember 2025, menurut Tribunnews.

DetikBali melaporkan bahwa istri Carreras dan anak bungsunya selamat. Carreras serta tiga anaknya menjadi korban dalam kecelakaan kapal tersebut.

Di mana kecelakaan itu terjadi?

Kapal tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, dalam wilayah perairan Labuan Bajo, menurut DetikBali. Lokasi pencarian mencakup perairan sekitar Pulau Padar, Pulau Komodo, Batu Tiga, Taka Makassar, dan Nusa Kode.

Operasi pencarian dipusatkan dari Posko SAR di Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Tim gabungan memakai kapal, penyelam, sonar, dan drone termal, menurut keterangan yang dikutip Tribunnews pada 2 Januari 2026.

Bagaimana nasib pelatih Valencia?

Jenazah Carreras ditemukan dalam rangkaian operasi SAR dan kemudian diidentifikasi sebagai pelatih Valencia CF. Viva melaporkan identifikasi dilakukan dengan mencocokkan tanda berupa cincin, jam tangan, dan tato.

DetikBali melaporkan jenazah Carreras dan seorang putrinya yang berusia 12 tahun telah ditemukan. Pada 6 Januari 2026, tim SAR juga menemukan satu jenazah lain di bangkai kapal yang terdampar di pesisir Pantai Pede, Pulau Komodo.

Berapa lama pencarian berlangsung?

Operasi pencarian berlangsung selama 15 hari, menurut Detik Travel. Pencarian diperpanjang beberapa kali setelah keluarga korban dan Kedutaan Besar Spanyol meminta upaya dilanjutkan.

Pada hari kedelapan, Tribunnews melaporkan 58 personel dan 11 armada laut dikerahkan. Area pencarian diperluas dengan penyisiran pulau, penyelaman bawah laut, sonar, serta drone termal.

Apa proses hukumnya?

Detikcom melaporkan hakim menjatuhkan vonis penjara 3,5 tahun kepada nakhoda KM Putri Sakinah dan 2,5 tahun kepada anak buah kapal dalam perkara tenggelamnya kapal yang menewaskan Carreras dan korban lain.

Peristiwa ini menjadi perkara keselamatan pelayaran dan pertanggungjawaban pidana, bukan kabar tentang kegiatan kepelatihan Valencia di Labuan Bajo.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Pariwisata & TN Komodo

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.