BMKG Ingatkan Gelombang Sedang di Labuan Bajo dan Komodo
BMKG mengingatkan potensi gelombang sedang di Perairan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo hingga 6 Oktober 2026. Angin NTT berkisar 4–25 knot.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi gelombang sedang di Perairan Labuan Bajo dan Perairan Taman Nasional Komodo hingga 6 Oktober 2026. Pola angin di Nusa Tenggara Timur bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 4–25 knot, yang dapat meningkatkan tinggi gelombang.
Informasi tersebut menjadi perhatian bagi pelaku pelayaran wisata yang melayani rute Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo. BMKG mencantumkan kedua perairan itu dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang.
Gelombang dapat mengganggu pelayaran wisata di Komodo
Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah selat dan perairan Nusa Tenggara Timur, termasuk Perairan Labuan Bajo dan Perairan Taman Nasional Komodo. Kondisi angin tersebut berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah terkait.
Peringatan ini berlaku hingga 6 Oktober 2026. Pelaku pelayaran wisata perlu memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi gelombang sebelum beraktivitas di laut, terutama pada jalur menuju pulau-pulau di dalam dan sekitar Taman Nasional Komodo.
Rilis yang dikutip Pos-Kupang.com menyebut pola angin umumnya bergerak dari Timur Laut–Tenggara dengan kecepatan 4–25 knot. Daftar wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang mencakup sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur, termasuk Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Komodo Ada di Mana? Ini Lokasi Alami Komodo di NTT
Komodo ada di Nusa Tenggara Timur, terutama di Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, dengan sebaran yang juga dilaporkan di beberapa wil…
Paling ramai di Pariwisata & TN Komodo

Baca juga




