Tim UNWIRA Susun Prototipe Bangunan Tahan Gempa di Flores
Tim Universitas Katolik Widya Mandira menyurvei tujuh kabupaten Flores pada 6 Oktober 2026. Kajian ini menyiapkan tiga prototipe rumah rakyat dan satu sekolah tahan gempa.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Flores — Tim akademisi dan mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira melakukan kajian lapangan di tujuh kabupaten terdampak gempa Flores pada 6 Oktober 2026. Survei itu mencakup Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
Kajian tersebut menargetkan tiga prototipe rumah rakyat berukuran kecil, sedang, dan besar, serta satu prototipe sekolah tahan gempa. Tim akan mengidentifikasi tipologi bangunan, antara lain bahan dinding, bentuk bangunan, sistem rangka atap, kolom, balok, dan sambungan konstruksi.
Tim juga mendokumentasikan pola retak dan tingkat kerusakan bangunan akibat gempa. Data lapangan itu dipakai untuk menyusun prototipe serta panduan teknis bangunan aman bencana yang sesuai dengan kondisi lokal.
Prototipe menjadi acuan bangunan aman di tujuh kabupaten
Bagi warga Flores, hasil kajian ini berkaitan langsung dengan rumah dan sekolah di wilayah yang terdampak gempa. Rekomendasi yang memakai data bahan, bentuk, serta kerusakan bangunan setempat dapat membantu memperkuat dasar pembangunan dan pemulihan pascabencana.
Kajian dilakukan bersama Program SIAP SIAGA. Temuan lapangan nantinya menjadi bahan penyusunan panduan teknis rumah dan sekolah aman bencana sekaligus rekomendasi kebijakan pembangunan pascabencana.
Survei sebelumnya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 15–25 Agustus 2026 juga mencakup tujuh kabupaten terdampak. BMKG melaporkan guncangan maksimum skala VII MMI di beberapa titik Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, dan Sikka. Di Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, BMKG menemukan indikasi likuefaksi.
Tahap berikutnya yang disebut dalam laporan adalah penyusunan tiga prototipe rumah rakyat, satu prototipe sekolah tahan gempa, panduan teknis, dan rekomendasi kebijakan berdasarkan temuan survei.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Gubernur NTT Dukung Relaksasi Kredit OJK untuk Flores
Gubernur NTT mendukung kebijakan OJK untuk debitur terdampak gempa di delapan kabupaten Flores. Relaksasi berlaku tiga tahun sejak 28 September 2026.
Paling ramai di Flores Raya

Baca juga





