Komisi V Dorong Anggaran Rekonstruksi NTT dari Labuan Bajo
Komisi V DPR RI menyebut rekonstruksi pascabencana NTT membutuhkan sekitar Rp1,1 triliun. Jalan lintas utara Flores diperkirakan memerlukan Rp2,5 triliun dan masih dalam tahap studi.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Pada 9 Oktober 2026, kebutuhan tambahan anggaran rekonstruksi sekitar Rp1,1 triliun disebut untuk infrastruktur pascabencana di Nusa Tenggara Timur. Pada kunjungan kerja reses di Kantor Bupati Manggarai Barat, Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia juga membahas jalan lintas utara Pulau Flores yang diperkirakan membutuhkan Rp2,5 triliun.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan kebutuhan itu setelah rapat dengan kementerian dan lembaga mitra kerja, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta kepala daerah terdampak gempa Flores. Tambahan anggaran rekonstruksi diharapkan dapat dipenuhi melalui anggaran perubahan agar pemulihan infrastruktur dan penanganan warga terdampak tidak berlarut-larut.
Rencana jalan lintas utara Flores masih berada pada tahap studi. Komisi V menyebut pembiayaan proyek akan dicari melalui skema yang sesuai, termasuk kemungkinan Surat Berharga Syariah Negara atau pinjaman. Pekerjaan fisik diperkirakan dapat dikerjakan pada 2028 setelah studi selesai.
Anggaran menentukan pemulihan dan konektivitas Flores
Bagi warga Labuan Bajo dan kecamatan-kecamatan di Manggarai Barat, pembahasan ini berkaitan dengan dua kebutuhan yang berbeda. Rekonstruksi pascabencana menyangkut pemulihan infrastruktur yang dipakai warga sehari-hari, sedangkan jalan lintas utara berpotensi memperkuat hubungan antarwilayah di Pulau Flores.
Rapat di Labuan Bajo juga membahas penanganan rumah rusak ringan hingga sedang melalui program bantuan perumahan.
Penyelesaian studi jalan lintas utara Flores dan penyiapan pembiayaan menjadi tahap berikutnya. Jika tahapan itu selesai, pekerjaan fisik diperkirakan mulai pada 2028.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum & Kriminal
Kejari Manggarai Belum Tetapkan Tersangka DP3AKB Manggarai Timur
Kejari Manggarai belum menetapkan tersangka setelah tiga bulan menyidik dugaan korupsi DP3AKB Manggarai Timur. Perkara berkaitan dengan program tahun…
Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga





